Saturday, December 24, 2016

Satu Malam Dibandung

Satu Malam Dibandung | BUNGAQQ.NET

BUNGAQQ.COM - Malam itu aku berangkat ke Bandung dgn kereta eksekutif. Rasanya malas harus pergi malam-malam, tp karena tugas kantor besok harus bertemu klien di sana, maka akupun berangkat juga. Suasana gerbong malam itu tdk terlalu ramai, memang bukan waktu liburan, jadi tak banyak penumpang. Kusetel tempat dudukku agar aku bisa tiduran. Tetapi baru saja aku mau memejamkan mata, pramugrari mengantarkan makanan kecil dan minuman hangat.

“Mau teh atau kopi, Mas?” tanya pramugari itu.
Aku mengusap wajahku sebelum menjawabnya,
”Teh saja.” Sesaat kudongakkan wajahku, seperti kukenali wajah pramugari yg menawarkan kopi itu.
“Maaf, Neng. Apa kita pernah bertemu ya?” tanyaku sebelum ia beranjak ke kursi berikutnya.
Ia menatapku lekat-lekat lalu tersenyum riang.
“Ya ampun, Randi. Apa kabar?”
“Lina, kan?”

“Iya. Sebentar ya, aku selesaikan dulu tugasku.” Tanpa menunggu jawabanku, Lina bergegas menyelesaikan tugasnya.
Beberapa menit kemudian ia lewat sambil meletakkan secarik kertas di meja makanku.
“Ke gerbong mesin saja, tugasku sdh selesai. Letaknya dua gerbong di depan gerbong ini.” Pesan Lina dlm kertas itu.
Aku menggeliat sebentar sebelum bangkit dan beranjak dari tempat dudukku. Tak ada yg memperhatikanku. Di samping hanya lampu tidur yg dinyalakan, ternyata beberapa penumpang yg ada di gerbongku sdh terlelap semua. Aku bergegas menuju ke gerbong mesin dgn berhati-hati agar tdk menimbulkan curiga orang lain.

BUNGA99.COM SITUS AGEN MESIN SLOT ONLINE TERPERCAYA INDONESIA - Lina sdh berada di sana, duduk di atas kotak kayu. Gadis itu langsung menghambur dlm pelukanku begitu aku menghampirinya. Aku pun membalasnya dgn pelukan yg erat. Kurasakan toketnya yg besar mengganjal di dadaku. Sesaat darah laki-lakiku berdesir.
“Sdh lama sekali sejak kita lulus SMA ya. Senang rasanya aku bisa bertemu kamu lagi,” kata Lina di telingaku.
“Aku juga. Kangen deh rasanya sama kamu?”

BUNGAQQ.COM SITUS ADUQ TERPERCAYA INDONESIA

“Ah, gombal. Kamu memang nggak berubah dari dulu, masih pandai merayu.”
Suara bising mesin membuat kami harus berbicara dekat-dekat telinga. Kesempatan itu kugunakan untuk menggodanya. Aku pura-pura akan membisikinya, tp bukan itu yg kulakukan, aku malah mengecup pipi gadis itu.
“Ahhh, Randi nakal,” gerutunya dgn suara manja.

Bukannya berhenti, aku malah memindahkan bibirku mengecup bibirnya. Kali ini Lina tak bisa berbicara lagi, karena aku telah mengulum bibirnya beberapa saat lamanya. Ia sampai gelagapan dibuatnya. Kulepaskan ciumanku sesaat saja, selanjutnya kembali kupagut bibirnya yg tipis merah merekah itu. Lina membalasku. Gadis itu memelukku erat-erat, terasa sepasang toketnya mulai mengencang. Aku tahu, dia sedang bergairah.

SITUS ADUQ TERPERCAYA - Kupindahkan mulutku menjelajahi lehernya yg jenjang. Hanya beberapa saat saja di situ. Aku turun lagi sambil membuka kancing kemeja dinasnya. Kujilati pangkal toketnya yg masih tertutup BH berwarna putih. Kutarik Bhnya ke bawah sehingga toketnya terlihat semakin mengencang. Kujilati putingnya yg mengacung. Lina menggelinjang berkali-kali. Kuremas-remas sepasang daging kenyal itu dgn lembut. Lina mendesah-desah perlahan.
“Ohhh…aahhhh….terusin, sayang…ohhhh….enak sekali….”

Berganti-ganti mulutku mengulumi puting kedua toketnya. Sesekali kuhisap dan kugigit-gigit lalu kuusap-usap dgn lidahku. Lina merintih lirih. Aku tahu birahi gadis itu semakin meninggi, terlihat dari toketnya yg semakin mengeras dan putingnya yg semakin mengacung.
Kuhentikan permainanku di sana. Sepasang toket Lina tampak memar dan memerah karena permainanku tadi. Kubopong tubuh dan kududukkan di atas kotak kayu yg tadi ia duduki. Kutarik sebelah kakinya agar berada di atas kotak sedangkan yg satu lagi tetap menjuntai ke bawah. Kusingkapkan rok spannya ke arah perut. Kini selangkangan gadis itu terbuka lebar. Pangkal pahanya masih tertutup celana dlm berwarna merah muda. Aku jongkok di hadapan selangkangannya. Kuremas-remas kemaluannya yg masih tertutup celana dlm dgn ujung-ujung jemariku.
“Oh, ah..” Lina kembali menggelinjang.

Aku semakin tak tahan. Kuperosotkan celana dlm gadis itu, lalu kumasukkan celana dlmnya ke saku celanaku. Kini bisa kunikmati pemandangan yg indah terpampang di hadapanku. Tanganku pun segera beraksi pada pangkal paha gadis itu. Kemaluan Lina tampak bersih dan mulus tanpa sehelai rambut pun yg menghiasi sekitar bibir kemaluannya. Rupanya ia begitu memperhatikan bagian yg sangat pribadi itu. Kusibakkan bibir kemaluannya dgn jemari tangan kiriku. Lalu telunjuk tangan kananku mulai menggelitik klitorisnya.
“Ohhh….Ohhh….Ahhhh…” Lina mendesah lirih. Tubuh gadis itu meliuk-liuk seperti cacing kepanasan.
Ia memejamkan matanya sambil menggigit bibir bawahnya. Rupanya Lina sdh tak sanggup lagi menahan gejolak birahinya. Aku semakin bersemangat untuk mempermainkan kemaluannya.

BUNGAQQ.COM BandarQ ADUQ DOMINOQQ ONLINE TERPERCAYA



BUNGA99.COM AGEN JUDI MESIN SLOT TERPERCAYA INDONESIA

Kugelitik bibir dlm kemaluannya yg lembut dan terasa basah. Kemudian dgn lembut telunjukku menerobos masuk lubang kemaluannya yg basah dan licin oleh lendir birahi gadis itu.
“Ahhhh….Uhhhh….Ssshhhh…” Kembali Lina mendesah-desah kenikmatan ketika telunjukku menekan-nekan G-spot yg ada di dlm kemaluannya.

Kurasakan otot-otot seputar lubang kemaluannya berkontraksi menjepit jemariku.
Aku ingin membuat Lina semakin melayg. Maka mulutku pun tdk tinggal diam. Kukecup bibir kemaluannya dgn lembut diiringi lidahku yg kemudian menari-nari sekitar klitorisnya. Kurasakan jari telunjukku yg masih di dlm lubangnya semakin basah oleh lendirnya yg semakin deras mengalir. Lidahku terus bermain-main di sekitar klitoris dan bibir kecilnya. Sesekali kutekan klitorisnya dgn lidahku dan kurasakan bagian itu semakin menonjol dan mengeras. Yg kubaca di buku, bila wanita sdh begitu, berarti birahinya sdh memuncak.
“Ohhhh….Randiiii …Aku sdh nggak tahan lagi…” bisik Lina dgn suara serak.

Aku belum mau berhenti. Bisikan Lina justru membuatku semakin bersemangat untuk merangsang birahinya. Kini kutarik jari telunjukku dari dlm lubang kemaluannya. Kuhunjamkan mulutku pada kemaluannya. Kuhisap, kugelitik dan kujilati semua yg ada di sana. Lina semakin histeris.

“Ouww!!” pekik Lina tertahan. Gadis itu meremas-remas rambut kepalaku sambil kedua pahanya menjepit kepalaku. Mulutku semakin terbenam dlm kemaluannya dan membuatku sulit bernafas. Aku pun semakin menggila. Kuhisap klitorisnya dgn keras.
“Ouwww!!” Lina menjerit lagi.

“Ohhh..Randii, ayolah…aku sdh nggak kuat lagi..”
Lina melepaskan jepitan pahanya. Aku tahu isyarat itu. Kuangkat kepalaku dari pangkal pahanya. Kusapu mulutku yg basah dgn punggung tanganku. Kupandangi sebentar wajah Lina yg pucat karena menahan birahinya yg semakin memuncak. Aku jadi kasihan melihatnya. Kubuka ikat pinggangku dan kuperosotkan celanaku sebatas lutut berikut celana dlmku. Batang k0ntolku sdh tegang dan mengacung pertanda siap untuk bertempur.

Lina segera menggenggam kemaluanku, membelai-belainya sebentar, kemudian menariknya dan mengarahkannya pada lubang kemaluannya sendiri. Aku merapatkan ujung kemaluanku pada permukaan lubang kemaluan gadis itu. Setelah tepat, kutekan perlahan sehingga batang batang k0ntolku menerobos lubang meqinya perlahan-lahan. Kutekan lebih dlm lagi sampai seluruh kemaluanku amblas dlm lubang kemaluannya.

“Ohhhhhhh…..” Lina mendesah panjang ketika batang kemaluanku menerobos masuk lubang meqinya.
Lina merebahkan tubuhnya 45 derajat bertumpu pada kedua sikunya. Kutarik kedua kaki gadis itu ke atas pundakku sebelum aku mulai menggerakkan kemaluanku. Dgn posisi itu kemaluanku terasa semakin dlm menembus meqinya. Itu juga membuatku merasa nikmat. Dgn teratur aku mulai menggerakkan pantatku maju mundur. Kemaluanku pun keluar masuk lubang meqinya dgn teratur dan berirama.
“Ohhh…yaaahhh….ayo sayang bergerak makin cepat, aku sdh nggak tahan lagi,” bisik Lina diiringi desahan dan desisan nikmat.

Aku pun semakin bersemangat mengocok. Saking bersemangatnya suara kemaluan kami yg beradu sampai mengeluarkan suara berdecak-decak. Tetapi semua teredam oleh bunyi berisik suara mesin kereta. Aku terus memacu menuju ke puncak dan agaknya Lina akan sampai lebih dulu. Kurasakan tubuh Lina semakin menegang. Otot-otot di seputar lubang kemaluannya juga semakin terasa kencang menjepit kemaluanku. Lendir yg ia keluarkan juga semakin deras.

“Ayo Randi….aku sdh mau keluar nihh…” kata Lina dgn nafas tak beraturan.
Aku justru menghentikan gerakanku. Kutarik tubuh Lina agar berubah posisi. Kusuruh ia menungging dgn paha terbuka. Kuarahkan batang k0ntolku pada lubang kemaluannya yg terbuka lebar. Sesaat saja langsung amblas ditelan lubang meqinya. Sesaat kemudian aku sdh kembali bergerak maju mundur. Kali ini gerakanku semakin tak beraturan.

“Yahhhh….ayooo…terus sayang…aku mau keluar nihh…” kata Lina lagi.
“Sabar, sayang. Aku juga mau keluar. Kita keluarin sama-sama,” sahutku.
Kucengkeram pinggang gadis itu dan kugerakkan kemaluanku semakin cepat. Kurasakan dinding-dinding meqi Lina semakin mengeras dan menjepit kemaluanku. Kurasakan tubuhku juga semakin menegang. Ada sesuatu yg seolah bergerak dari sekujur tubuhku menuju satu titik pada kemaluanku.

Aku menekan dgn hentakan keras. Kupeluk tubuh Lina dari belakang dgn erat, sehingga kemaluan kami berpaut erat sekali. Tubuhku mengejan dan muncratlah berkali-kali air maniku menyembur dlm meqi gadis itu. Kurasakan Lina pun mengejan dan membanjirlah lendirnya menyambut air spermaku.

Sesaat kemudian tubuhku terasa lemas. Kupeluk tubuh Lina dari belakang tanpa melepaskan kemaluanku dari dlm lubang kemaluannya. Kurasakan juga tubuh Lina yg tadi tegang, sekarang sdh kembali normal.
“Ouw!” pekik Lina manakala batang kemaluanku kucabut dari dlm lubang kemaluannya.
Aku duduk di atas kotak itu dan kutarik tubuh Lina ke atas pangkuanku. Kutatap wajahnya yg memerah dgn titik-titik keringat menghiasi dahinya. Kukecup dgn mesra bibirnya yg basah.

“Thanks ya, Randi,” bisik gadis itu. Aku hanya tersenyum membalasnya.
Kupeluk tubuh gadis itu dgn erat lalu kukecup puting susunya. Ia menggelinjang.
“Ahh, kamu memang nakal. Mau lagi?” tawarnya. Aku hanya mengangguk.
“Sdh satu jam. Nanti aku dicari teman-temanku,” sahut Lina sambil merapikan pakaiannya.
Aku seolah menunjukkan wajah kecewa.
“Jangan marah dong. Nanti kan kita bisa ketemu lagi. Hari ini aku off, besok pagi aku baru kembali ke Jakarta. Kamu nginap dimana?” tanya Lina sambil mengecup pipiku.

Aku pun memberikan alamat Hotel tempat aku akan menginap yg rupanya tak jauh dari mess pegawai kereta api tempat ia menginap. Setelah terlihat rapi, Lina pun meninggalkanku. Aku baru sadar setelah ia tak kelihatan lagi, kalau celana dlmnya masih kukantongi. Aku pun segera merapikan pakaianku lalu kembali ke tempat dudukku. Biarlah celana dlm itu kusimpan sebagai kenangan kalau nanti malam ia tak jadi datang.

Aku gembira sekali karena tender yg kuurus berhasil. Setelah makan malam dgn klienku, aku kembali ke kamar hotelku. Sebenarnya aku ingin menikmati kota Bandung di malam hari, tp kuurungkan niatku karena masih ada dua hari lagi aku di sana. Setelah menggosok gigi, aku mengenakan kaos oblong dan celana pendek lalu merebahkan diri di atas sofa sambil menonton acara di televisi. Ketika sedang mengganti-ganti channel TV, ponselku berdering. Rupanya Lina yg menelpon. Ia sdh berada di lobi hotel.
“Naik saja langsung ke kamar 225,” kataku.
“Oke,” sahut Lina.

Tak lama kemudian Lina masuk dan mengunci pintu kamarku. Gadis itu mengenakan kaos putih dan celana jeans warna hitam, tampak serasi dgn tubuhnya yg atletis. Ia membawa soft drink dan makanan ringan kesukaanku, kacang mede.
“Kirain nggak jadi datang,” kataku.
“Harus dong, kan celana dlmku masih ada sama kamu. Masak aku pulang ke Jakarta nggak pakai celana dlm,” seloroh gadis itu.
“Memangnya cuma bawa satu?”
“He-eh,” jawabnya singkat sambil tersenyum menggoda. Aku tahu ia hanya bergurau.

Sesaat kemudian kami sdh tenggelam dgn candaan dan gurauan ringan sambil makan kacang mede. Sesekali kami saling menyuapi, berbagi minum lalu main gelitik-gelitikan, persis seperti anak-anak ABG saja. Tp itu membuatku merasa fresh lagi.
Pukul sembilan malam makanan kecil dan minuman kami sdh habis. Lina pamit ke kamar mandi. Aku mematikan lampu ceiling dan menyalakan lampu baca di meja sebelah tempat tidur. Aku masih menonton televisi. Tiba-tiba Lina duduk di pangkuanku dgn posisi mengangkangiku.

“Masih mau lanjutin yg tadi pagi?” bisiknya di telingaku. Nafasnya terasa panas menyulut gairahku. Belum sempat kujawab, Lina sdh melumat bibirku dgn bernafsu. Aku pun membalasnya dgn penuh nafsu pula. Bibir kami saling mengulum dan lidah kami saling mengait. Sementara kedua tangan Lina memeluk kepalaku, tanganku sdh menerobos masuk ke balik t-shirtnya.

Aku langsung mencari kancing BH di punggungnya. Sekali tarik saja kancing BH gadis itu sdh terlepas. Tanganku segera berpindah ke depan dan menemukan sepasang bukit kenyal dgn puncaknya yg mungil. Kusingkapkan ke atas t-shirt dan BH-nya, tampaklah sepasang toket yg putih montok namun tdk terlalu besar untuk ukuran gadis Indonesia.

Kuremas-remas dgn lembut onggokan daging mengkal sebesar buah apel Fuji itu dan kupilin-pilin putingnya yg mungil dan kenyal itu. Lina menggelinjang dan mendesah lirih. Secara bergantian kusapukan lidahku di atas toket gadis itu, kugelitik putingnya sambil sesekali kuhisap dgn keras. Desahan Lina makin panjang.

“Sshhhhh….aaaahhhh…” seperti desisan kobra Lina mendesis dan mendesah meresapi permainan lidahku di atas toketnya.
Tangannya meremasi rambut kepalaku sambil sesekali menekan kepalaku ke dadanya sehingga membuat wajahku tenggelam di atas toketnya yg empuk. Semakin lama kurasakan toket gadis itu semakin mengeras dan putingnya semakin menonjol. Itu adalah tanda birahi gadis itu mulai naik.

Kutanggalkan t-shirt dan BH Lina, sementara ia juga menarik kaos oblong yg kukenakan. Bagian tubuh atas kami sdh telanjang sekarang. Kini giliran Lina yg agresif. Gadis itu menciumi leherku, menggelitik bagian bawah telingaku, lalu turun menjilati putingku yg kecil dan meremasi dadaku yg lumayan bidang. Bukan membuatku terangsang, malah membuatku geli. Aku tdk tinggal diam. Kuangkat tubuh Lina dan kubarangkan di sofa dgn punggung berada di sandaran sofa.

Kembali mulutku bermain-main di seputar dada gadis itu. Kuremas-remas toketnya yg semain lama semakin mengeras. Kupilin-pilin, kujilati dan kuhisap putingnya yg juga semakin mengeras sambil sesekali kugigit-gigit lembut. Lina mendesah-desah dibuatnya.
“Ouhhh…ouhh…aahhh..aahhh…shhhhh..” Tubuh gadis itu meliuk-liuk seperti cacing kepanasan.

Setelah puas bermain di sana, mulutku turun ke bawah dan menjilati perutnya, kemudian turun menggelitik pusarnya yg bersih. Kembali tubuh Lina meliuk-liuk, entah geli atau semakin terangsang. Kubuka kancing jeans gadis itu. Kutarik resletingnya lalu kutanggalkan segera. Tinggal celana dlm yg kini membungkus tubuh sexy itu. Itu pun tdk bertahan lama karena aku segera menariknya. Dan tampaklah tubuh Lina yg sexy itu polos tanpa sehelai kain menutupinya.

Kuciumi sepasang pahanya yg putih mulus, bersih tanpa ada cacat sedikit pun. Semakin lama mulutku semakin ke atas dan berhenti pada pangkal pahanya. Kutemukan seonggok daging terbelah tanpa bulu yg biasa menghiasi kemaluan orang dewasa.

“Rajin cukur ya?” tanyaku setengah berbisik yg dibalas dgn anggukan kepala oleh Lina disertai senyuman manis dan pasrah.
Kesibakkan sepasang bibir luar atau yg biasa disebut labia mayora yg berwarna kehitaman. Di dlmnya kutemukan sepasang bibir dlm berwarna merah muda yg tipis dan halus dan sedikit basah, sehingga tampak mengkilap di bawah bias sinar lampu. Bagian itu dinamakan labia minora. Di ujung atas ada bagian yg kecil dan menonjol, itulah klitoris atau kelentitnya. Dari buku yg kubaca, bagian itu adalah bagian yg paling gampang terangsang. Maka akupun mendekatkan mulutku ke sana. Kusapukan lidahku pada bibir kecilnya lalu berhenti pada klitorisnya. Dgn ujung lidahku kugelitik bagian itu sambil sesekali kutekan-tekan, terasa semakin lama semakin menonjol. Benar saja, Lina semakin kepayahan dibuatnya.

“Ohhhh…ohhh…ahhhh…ahhhh…” desah Lina kenikmatan. “Terusin sayang…ohhh… enak sekali sayang…”
Pada bagian bawah ada lubang kecil tempat keluar air seni, itu adalah lubang kencing. Lalu di bawahnya ada lubang yg basah dan licin, itu adalah lubang senggama atau biasa disebut meqi. Dari lubang itu melelh air lendir birahi gadis itu. Lidahku berpindah ke sana menjilat cairan bening yg rasanya asin itu, lalu ujung lidahku menerobos masuk dan menggelitik rongga meqinya.
“Ohhh…ohhh….aahhhhhhhh…” kembali Lina mendesah-desah kenikmatan.
Tangannya dgn kuat mencengkeram kepalaku dan membuat rambutku berantakan. Sesekali pahanya menjepit kepalaku sehingga mulutku semakin tenggelam dlm kemaluannya.

“Ohhh, Randi Sayanggg…aku sdh nggak tahan nih…” bisik Lina dgn nafas tersengal-sengal.
Nampaknya ia sdh tak sanggup menahan gejolak birahinya yg semakin tinggi.
Aku melepaskan mulutku dari kemaluannya. Kuseka mulutku yg penuh lendir dgn punggung tanganku. Kemudian aku merebahkan diri di atas sofa sambil kutarik tubuh Lina untuk bangun. Gadis itu segera membuka celana pendekku berikut celana dlmku. Kini kami sdh sama-sama telanjang bulat. Pakaian kami berserakan di lantai. Kami tdk peduli lagi.

Lina segera menggenggam batang kemaluanku yg tegang mengacung dan berdenyut-denyut. Dgn lidahnya disapunya ujung batang k0ntolku yg botak dan licin itu, aku menggelinjang dibuatnya. Tangan gadis itu dgn cekatan mengocok-ngocok batang kemaluanku. Sekali-sekali Lina mengulum batang k0ntolku dlm mulutnya. Rasa hangat dan lembut membuatku semakin terangsang.
“Sdh sayang, yuk kita lanjutin,” bisikku menyudahi permainan itu.

Aku duduk tegak dan punggungku merapat pada sandaran sofa dgn kaki menjuntai ke lantai. Lina berdiri mengangkang di atas kedua pahaku yg merapat. Kutarik pinggangnya perlahan. Lina menurunkan pantatnya perlahan. Kupegangi batang kemaluanku agar mengarah ke lubang meqi gadis itu. Setelah tepat kutarik pinggang Lina dan ia pun menurunkan pantatnya makin rapat ke atas pangkuanku. Maka amblaslah kemaluanku menerobos masuk ke dlm lubang kemaluannya.

Lina mengangkat ke dua kakinya ke atas sofa dan merebahkan tubuhnya ke arahku. Dgn berpegangan pada sandaran kursi dan aku menahan pantatnya dgn kedua tanganku, Lina mulai bergerak naik turun. Kemaluanku dgn sendirinya keluar masuk dgn teratur. Tp posisi itu tdk berlangsung lama, karena kami jadi tdk leluasa beraksi.

Lina merubah posisi masih tetap di atas, tp kali ini kami saling berhadapan. Lina mencondongkan tubuhnya ke arahku dan bertumpu pada sandaran sofa. Kembali ia menggerakkan pantatnya naik turun. Sementara aku memegangi pinggangnya sambil sesekali menekan dan menahannya beberapa detik sehingga batang k0ntolku menerobos semakin dlm.
“Ohhhhh…..” setiap kali aku melakukan itu, Lina mendesah panjang. Ia pasti merasakan batang kemaluanku menembus sampai ke permukaan rahimnya. Dan aku yakin ia merasakan kenikmatan yg luar biasa.

Sepuluh menit sdh berlalu, tp kami sama-sama belum mau orgasmu. Kuangkat tubuh Lina tanpa melepaskan kemalun kami. Lina memelukku erat sekali saat aku menggendongnya, sehingga kemaluan kami seolah lengket karena berpaut begitu erat.
“Ouw..ouw…ahhhhh” jerit-jerit lirih Lina tertahan ketika aku menggendong dan membawanya ke tempat tidur. Kemaluanku melesak-lesak dlm meqi Lina ketika aku berjalan.

Sesampainya di tempat tidur kurebahkan tubuh Lina dgn pantat tepat berada di tepi ranjang. Dgn posisi Lina tidur dan aku berdiri, aku lebih leluasa beraksi. Lina menarik bantal untuk mengganjal kepalanya. Kubka kedua paha gadis itu sehingga kemaluanku lebih leluasa lagi bergerak keluar masuk. Semakin lama lubang meqi Lina semakin licin oleh lendir birahinya.
“Crett..cruttt…” suara kemaluan kami yg beradu seolah irama yg merdu mengiringi kami menuju ke puncak asmara. Aku terus bergerak dgn teratur. Semakin lama gerakan ku semakin cepat. Tubuh kami sdh bermandikan keringat meskipun kamar itu ber-AC.
Setengah jam telah berlalu, ketika Lina tiba-tiba memekik.

“Aaaahhh..aku mau keluar, sayang…”
Segera kudorong tubuh Lina ke tengah ranjang, kami melakukan gaya missionari. Kedua kaki Lina terangkat lalu mengait pinggangku. Aku jadi tdk bisa bergerak. Kini giliran ia yg bergerak berputar-putar. Kemaluanku melesak-lesak dibuatnya. Tak lama akupun mulai merasakan tanda-tanda akan orgasme.
“Ayo sayang, keluarin saja. Aku juga mau keluar,” kataku.

Lina semakin cepat bergoyang. Dan tak lama kemudian ia memelukku erat-erat. Akupun membalasnya. Tubuh kami bagai menyatu. Kemaluan kami seperti lengket. Sesaat tubuh kami sama-sama mengejang. Sedetik kemudian batang k0ntolku menembakkan air mani berkali-kali yg segera disambut dgn lendir birahi gadis itu. Rongga meqi Lina terasa banjir oleh cairan bahagia kami yg menyatu.
Kami masih berpelukan erat selama beberapa menit, menikmati sisa-sisa kenikmatan yg baru saja mencapai puncaknya. Sembari mengatur nafas kami yg tdk beraturan. Aku menggulingkan badanku dgn posisi Lina di atas. Kemaluan kami masih menyatu. Tdk kami lepaskan sampai kami tertidur.

Pukul empat pagi kami terbangun karena kedinginan. Kami kembali sama-sama terangsang. Lalu kami bersenggama lagi sampai kami berkeringat dan kelelahan. Pukul setengah enam pagi Lina mengajakku mandi karena jam sembilan ia harus kembali ke Jakarta.
Setelah mengisi penuh bath tub dgn air hangat dan sabun rendam, aku kembali ke kamar dan membopong tubuh Lina ke sana. Ku turunkan dgn perlahan tubuh gadis itu ke dlm bak mandi lalu aku pun menyusul masuk juga. Kuambil spon lalu kami bergantian saling membersihkan tubuh kami dgn sabun mandi. Setelah bersih, aku membuka tutup lubang bath tub itu sehingga air sabun itu terkuras habis, lalu aku mengganti dgn air yg baru. Lalu kami saling berbilas. Shower kunyalakan sehingga kami seolah mandi di bawah air hujan.
Kami saling berhadapan. Kuambil shower dan kubersihkan sisa-sisa busa sabun di tubuh gadis itu. Lalu gantian Lina menyirami tubuhku. Kami melakukannya dgn bergantian.

Ketika aku membersihkan meqinya, aku kembali terangsang. Perlahan batang k0ntolku pun ereksi. Lina yg melihat hal itu langsung membelai-belai kemaluanku.
“Kayaknya dia mau lagi tuh,” godanya.
“Ini juga, kayaknya memanggil-manggil agar ini masuk ke sana,” balasku sambil menunjuk batang k0ntolku dan meqinya.
“Kita lakukan spontaneous sex yuk,” ajaknya.
“Oke, siapa takut.”

Spontaneous sex itu seks yg dilakukan dgn spontan dan cepat, tanpa pemanasan. Biasanya karena buru-buru, tp nggak tahan lagi, padahal harus bernagkat ke kantor. Atau karena di lift, jadi horni nggak bisa tahan lagi, ya sdh main saja. Atau… seperti kami ini, sedang mandi, tiba-tiba terangsang lalu…ayo saja…

Kami sama-sama keluar dari air. Kami berpelukan sebentar, berciuman dgn panas lalu sesaat kemudian Lina segera mengambil posisi. Ia membungkukkan tubuhnya dgn berpegangan pada tepi bak mandi dgn paha terbuka. Aku berada tepat di belakangnya. Kuraba-raba sebentar kemaluan Lina.
“Ternyata sdh basah ya,” kataku sambil ketawa.

“Iya, kayaknya anuku nggak bisa tahan lihat anumu berdiri,” balasnya sambil tertawa.
Kugenggam batang kemaluanku dan kuarahkan pada lubang kemaluan Lina. Ia menundukkan tubuhnya lebih rendah lagi sampai menungging, sehingga lubang meqinya tampak jelas terbuka dan akupun lebih mudah mengarahkan batang k0ntolku ke sana. Kutekan perlahan dan kudorong dgn lembut, maka amblaslah kemaluanku ditelan kemaluan Lina.
Kupegang pinggang Lina dan aku mulai bergerak maju mundur dgn teratur dan berirama. Kadangkala Lina pun menggerakkan pantatnya maju mundur, sehingga tubuh kami saling beradu.

“Ohhh..yaaahhhhh…ayo…sayang….lebih cepat lagi…” bisik Lina sambil mendesah.
“Oh..yaaaahhhh…” balasku dgn nafas memburu.
Gerakanku semakin lama semakin cepat dan tdk beraturan. Aku sengaja agar permainan itu segera selesai. Dan itu memang inti permainan spontaneous sex. Lina melakukan hal yg sama. Dgn jari-jarinya sendiri ia menggelitik klitorisnya. Dan tak sampai sepuluh menit, Lina sdh menjerit.

“Aaahhhh!! Aku mau keluar sayang….!!!”
“Oooohhhhh…keluarin saja sayang, aku juga mau keluarrrr….”
Aku terus memburu. Gerakanku makin cepat. Kami saling memacu untuk menuju puncak kenikmatan kami. Tubuh Lina sampai terguncang-guncang. Toket gadis itu sampai terlempar ke kanan ke kiri. Tak lama kemudian aku menekan batang k0ntolku dlm-dlm. Kupeluk tubuh Lina dan kucengkeram kedua toketnya dari belakang. Lina juga mendorong pantatnya ke belakang. Terasa batang k0ntolku menancap begitu dlm di lubang meqinya.

“Ohh yaaa!!!!” jerit Lina ketika ia mencapai orgasme.
Aku pun menyusul beberapa detik kemudian dgn ditandai mucratnya air maniku berkali-kali.
“Hehh..hhh…ogghhhhhh..aaaaaahhhhhhh…” desah suara Lina dgn nafas tersengal-sengal.
“Ternyata nikmat juga ya main cepat seperti ini. Kamu memang hebat, Randi sayang.”
“Kamu juga hebat,” bisikku sambil mengecup pipinya.
Aku melepaskan pelukanku. Kami duduk di tepi bak mandi. Kulihat dada Lina turun naik karena nafas yg tdk beraturan. Tubuh gadis itu tampak sensual dgn bintik-bintik air dan keringat menghiasi sekujur tubuhnya, ditambah rambutnya yg basah tergerai, benar-benar wonderful girl.

“Thanks ya, sayang,” bisik Lina sambil mengecup bibirku lembut.
“Thanks juga,” balasku sambil memeluknya.
“Lain kali, boleh nggak aku minta?” tanya Lina berharap.
Aku tersenyum dan menatapnya lembut.
“Mau berapa kali?” tanyaku di telinganya.
“Ratusan,” sahut Lina meniru iklan Wafer Tango.

Kami pun segera berbilas. Setelah berpakaian dan sarapan Lina pun berpamitan. Aku menciumnya sekali lagi sebelum dia pergi.
“CD-nya nggak dibawa?” tanyaku mengulurkan celana dlm yg kemarin kukantongi.
“Nggak usah, buat kamu saja. Biar selalu ingat sama aku,” jawabnya sambil tertawa sebelum membuka pintu dan pergi.
Setelah Lina pergi, aku merebahkan diriku di tempat tidur. Aku mau tidur saja. Tubuhku terasa lelah sekali. Lina benar-benar menguras habis tenagaku. Sebelum tidur aku minum multi vitamin dan STMJ agar nanti bangun tubuhku kembali prima.
Read More

Tuesday, December 20, 2016

Akan Kupuaskan Istrimu Kawan


BUNGAQQ.COM - Aku Janji.. Kupuaskan Istrimu Kawan – Aku dan sahabatku ini tumbuh bersama, kami bersahabt sedari kecil, kenakalan kecil, belajar mabuk, melamar pekerjaan, bahkan main cewek pun kami selalu bersama. Niko memang ganteng dan lumayan play boy. Yg aku tahu pasti, dia termasuk hiper. Two in one selalu menjadi menu wajib kalo kami mampir ke jl Mayjen Sungkono Surabaya. Dia juga mempunyai banyak teman mahasiswi yg siap pakai dan lucunya dia sering menawari aku bercinta dengan gadis mahasiswinya di depan hidungnya. Terkadang dia mengajak threesome. Aku sih ok ok saja, why not enak kok dan lagi ketika itu aku cuma karyawan swasta yg bergaji kecil ketika itu sedang Niko sudah memiliki usaha sendiri yg cukup sukses.

BUNGA99.COM SITUS AGEN MESIN SLOT ONLINE TERPERCAYA INDONESIA - Sayang sekali di usia 35, sahabatku ini mengalami kecelakaan yg membuat dia terpaksa menggunakan kursi roda. Padahal dia baru dua tahun menikah dan dikaruniai satu anak laki laki yg lucu.
Cerita sex 2016/2017, Peristiwa ini benar benar membanting dirinya, untunglah Melani benar benar istri yg setia dan selalu memompakan semangat hidup agar Niko tdk menyerah. Sebagai sahabat akupun tdk bosan bosannya menghibur agar dia mau mencoba mengikuti terapi.
Seperti biasa di malam minggu aku main kerumahnya, daripada ngluyur nggak karuan, maklum setua ini aku masih bujang.

BUNGAQQ.COM SITUS ADUQ TERPERCAYA INDONESIA


SITUS ADUQ TERPERCAYA - Ron..elo masih ingat jaman kita gila dulu. Minimal gue selalu ambil dua cewek. Hahahaha dan mereka selalu ampun ampun kalo gue ajak lembur. Niko tersenyum senyum sendiri. Aku memahami rupanya Niko terguncang karena kemampuan sex yg dibanggakan mendadak tercerabut dari dirinya.

Ron, gue harus sampaikan sesuatu ke elo, kenapa gue selalu bicara tentang sex ke elo. Hhhhhhhh….gue kesian sama Melani….dia istri yg baik dan setia, tetapi gue tdk mungkin memaksa dia untuk terus menerus mendampingi gue. Dia punya hak untuk bahagia. Dan lagi….hhhh dan lagi…. Niko terdiam cukup lama.
Istriku masih muda, 25 tahun .gue nggak ingin dia nanti menyeleweng. Lebih baik kami berpisah baik baik, dia bisa mendapatkan suami yg lebih baik. Matanya menerawang.

Tetapi Melani tetap bersikukuh tdk mau. Baginya menikah cuma sekali dalam hidupnya. Tetapi gue kuatir Ron…gue kuatir…karena…hhhhh karena….Melani nafsunya besar. Bisa kamu bayangkan betapa tersiksanya dia. Kami dulu hampir setiap hari bercinta.
Niko terdiam lagi lama.

Kemarin dia bicara, mas aku nggak akan menyeleweng, karena cintaku sudah absolut. Kalo kamu memaksa untuk berpisah, aku tdk bisa. Memang kalau bicara sex, sangat berat bagiku. Tp kita bisa mencoba pakai tangan kan mas. Mas bisa puasin pakai tangan mas, pake lidah juga masih bisa….kita coba dulu mas…

Kami mencobanya Tetapi karena lumpuhku, jari dan lidahku tdk bisa maksimal, dan dia tdk mampu orgasme. Sempat juga pakai dildo. Itupun juga gagal. Ini lebih disebabkan posisi tubuhku yg tdk mendukung. Akhirnya aku mengatakan bahwa bagaimana kalau kamu mencoba pakai cowok beneran. Kita bisa pakai gigolo, asal kamu bercinta di depanku jangan di belakangku. Aku bilang bahwa ini hanya murni untuk menyenangkan dirinya. Kamu tahu…istriku hanya menangis, dalam hatinya sebenarnya dia mungkin mau tp entahlah… Niko sudah tdk berloe gue lagi….

BUNGAQQ.COM BandarQ ADUQ DOMINOQQ ONLINE TERPERCAYA



BUNGA99.COM AGEN JUDI MESIN SLOT TERPERCAYA INDONESIA

Hhh…sebenarnya aku mau minta tolong kamu…pertama kamu temanku, sudah seperti saudara sendiri, kamu belum menikah, kamu sekarang juga sudah nggak segila dulu…mungkin udah berhenti ya ?….jadi aku minta tolong…bener bener minta tolong..puaskan istriku… Kata Niko, suranya sedikit tercekat…

No..no..no no no no….nggak Rob..aku nggak mau…maaf aku gak bisa bantu seperti itu, Melani wanita baik baik, aku melihatnya seperti malaikat. Dan aku sungguh menghormatinya. Sorry aku pulang dulu Rob…tolong pembicaraan ini jangan diteruskan. Aku menghindar.
Melani adalah wanita sempurna, cantik, hatinya lembut, setia ke suami, tdk neko neko, dan tubuhnya benar benar sempurna. Niko benar benar sinting kalo aku diminta meniduri istrinya…

3 minggu kemudian, pagi pagi aku mampir lagi ke rumahnya, aku pikir dia sudah tdk mau membicarakan itu lagi, ternyata aku salah. Kali ini dia memintaku sambil memohon, bahkan matanya berkaca kaca : Ron please, bantu aku, kamu tdk kasihan lihat istriku ? kami sudah sepakat kalau kamu dan dia tdk perlu ML. Mungkin memuaskan dengan tangan atau lidah ?
Aku sungguh tdk setuju dengan rencananya, tp melihat permintaannya hatiku trenyuh…: Ok Rob, aku coba bantu, tp aku perlu bicara dulu dengan Melani….

Bicaralah dengannya, dia ada di beranda belakang, bicaralah.. .Desak Niko.
Perlahan aku melangkah ke bagian belakang rumahnya yg besar, aku lihat Melani sedang menyirami bunga anggrek, sinar matahari pagi turut menyiram wajahnya yg lembut, kimononya yg berwarna merah kontras sekali dengan kulitnya yg putih bersih,..sungguh anggun… Mungkin Niko sudah memberi tahunya karena dia seperti menunggu kedatanganku.
Hai Mel…mana si kecil Ardi ? masih tidur ya ? Tanyaku basa basi.
Hai mas..iyaaa..Ardi masih bobo…tumben datang pagi begini…udah sarapan belum ? Melani tersenyum lembut. Wajahnya hanya ber make up tipis, begitu sempurna.

Mmmm. udah kok uummm, aku bantu potongin anggrek ? dulu aku suka bantu ibuku merawat anggrek aahhh ini sepertinya kepanjangan Mel..coba deh dipotong lebih pendek lagi, supaya lebih cepat berbunga. Kataku sok serius.
Mas aku sangat mencintai mas Niko. Akupun tahu dia sungguh mencintaiku. Dia adalah suami yg pertama dan terakhir…. Suaranya tercekat, wajahnya menunduk.Melani bicara langsung ke pokok persoalan. Ini lebih baik, karena semakin lama disini aku semakin canggung.

Aku sungguh berharap, mas Ronny tdk menganggapku wanita murahan. Mas Niko bilang bahwa kalau melihat aku bahagia maka dia juga bahagia. Jadi nanti apa yg kita lakukan harus masih dalam koridor saling menghormati ya mas… Kini matanya berkaca kaca.
Mel aku ikuti apa maumu, kalau nanti kamu minta berhenti , aku berhenti. No hurt feeling…jangan kuatir aku tersinggung, Kamu adalah wanita yg paling aku hormati setelah ibuku. Aku… aku akan memperlakukanmu dengan terhormat. Bisikku.

Perlahan Melani menarik tanganku menuju lantai 2, mungkin ini kamar tamu. Interior kamar sungguh nyaman, warna warna soft mendominasi, mulai dari warna bedcover, bantal dan gorden terkomposisi dengan baik, benar benar mendapat sentuhan wanita.
Ummmm.. bagaimana dengan Niko, dia pernah bilang kalo harus sepengetahuan dia.. Tanyaku kuatir, aku tdk mau dituduh mengkhianati sahabat sendiri.

Mas Niko nanti datang setelah dia rasa kita ada hubungan chemistry yg lebih jauh. Aku juga keberatan kalo mas menyentuhku di depan mas Niko terlalu terus terang. Aku tdk mau hatinya sakit. Dan ditahap awal ini aku sungguh berharap kita tdk terlalu jauh.
Mungkin aku belum terlalu siap…dan maaf kalo tiba tiba aku minta berhenti..mas ngerti kan perasaanku ? Melani berkata dengan wajah menunduk. Tangannya terlihat gemetar ketika perlahan lahan membuka bedcover. Aku hanya mengangguk tanpa bicara
Lalu Melani berjalan menuju meja rias, membelakangiku, perlahan dilepas cincin kawin dijarinya, aku tdk bisa bercinta dengan orang lain dengan tetap memakai cincin ini katanya berbisik.

Maafkan aku Mel aku akan meperlakukan kamu dengan baik.. bisikku dalam hati.
Perlahan dia berbalik menghadapku sambil membuka gaunnya, ternyata dibalik kimononya, Melani hanya memakai lingerie warna pink, G string plus stocking putih berenda. Aku tdk mau sembarangan untuk memulainya. Ini aku pakai juga untuk menghormati mas Ronny Melani berjalan perlahan ke arahku. AKu hanya bisa menahan nafas, dadaku sesak bergemuruh, rasanya sulit untuk bernafas, rasanya aku tdk akan bisa menyentuhnya, dia terlalu indah, Melani terlalu indah untukku .kakiku lemas.

Dengan perlahan Melani membuka kancing bajuku, sedikit mengelus dadaku yg berbulu, wajahnya masih menunduk, tanganku menyentuh rambutnya lembut kemudian aku cium perlahan keningnya.. Dengan bertelanjang dada tanpa melepas celana panjangku, kutuntun Melani ketempat tidur. Aku peluk lembut, aku ciumi keningnya berulang kali. Turun ke pelipis, lama aku cium di situ. Aku harus membuatnya rileks….

Matanya yg indah tampak berkaca kaca. Hembusan nafasnya masih memburu bergetar.
Aku mengerti Melani masih belum siap…
Aku bisikkan kata kata lembut ketelinganya :

Mel… kamu santai saja, aku nggak akan menyentuh yg nggak semestinya kok. Jangan kuatir, kita tdk terlalu jauh, ini hanya semacam perkenalan saja…ok ? Melani mengangguk sambil memejamkan matanya mencoba menghayati.
Kemudian bibirku menyentuh pipinya, harum Kenzo di lehernya, menuntunku ke arah sana. Lehernya sungguh indah, bibirku menyelusuri leher jenjangnya sambil sekilas menciumi belakang telinganya.

Oooohhhh….. mas..ahhhh Nafasnya dihembuskan panjang, rupanya tadi dia terlalu tegang. Aku tetap mencium tdk beranjak dari sekitaran pipi, kening, leher dan telinga. Sengaja tdk kucium bibirnya, takut membuat moodnya jadi hilang. Tetapi ternyata Melani sendiri yg mencari bibirku, dan mencium lembut perlahan. Badanku merasa meremang.
Kemudian kami berpandangan dekat, matanya lekat menghunjam mataku, seperti mencari kepercayaan disitu. Ini adalah titik kritis, berhenti atau lanjut….

Perlahan Melani memejamkan matanya, bibirnya sedikit terbuka, aku mengerti kalau ini semua bisa berlanjut lebih jauh. Kucium lama dan lembut bibirnya yg indah itu.
Perlahan bibirku turun ke leher sedikit ke bawah. Turun …turun ke belahan dadanya yg ranum. Wanginya sungguh memabukkan. Melani hanya melenguh pelan ehhhhh..mas.. .

Tanganku mulai mengelus pahanya aku gosok perlahan, tanganku berhenti ketika jemari Melani menyentuh tanganku. Ahh mungkin aku terlalu jauh..ternyata jemari Melani menggosok permukaan lenganku. Kulanjutkan lagi gosokan tanganku ke pangkal pahanya.
Kusentuh missVnya yg hangat. Aku tdk membuat gerakan yg tiba tiba, semua harus mengalir lembut. Cukup lama jemariku menyentuh bulu bulunya. Bibirnya terasa dingin, Melani sudah mulai terangsang sambil masih mencium lembut bibirnya, jemariku mulai menyentuh klitorisnya, begitu tersentuh, Melani langsung merintih nafasnya memburu :

Mas uffff..mas..fiiuhhh Cepat sekali vaginanya basah. Aku memahami, mungkin sudah satu tahun Melani tdk disentuh Niko.
Bibirku perlahan mulai mencium dari belahan dada menuju bukit indahnya. Belum pernah kulihat toket seranum ini. Lidahku menari nari diujung putingnya yg merah muda. Aku sentuh dengan ujung lidah kemudian sedikit aku sedot lalu aku lepas lagi, begitu berulang ulang. Nikmat sekali. Aku lirik wajah Melani merah padam, nafasnya tersengal sengal

geliii…aaahhhh…geliii mas….jangan lama lama…geli…aduuuuhhh.
Sengaja aku teruskan jilatanku, dengan sedikit mengeluarkan erangan, agar Melani mengerti kalo aku sendiri juga super terangsang. Eranganku dengan erangannya kini bersahut sahutan. Kepala Melani bolak balik terbangun mungkin karena dia tdk tahan dengan gelinya. Jemariku bertambah cepat menggosok klitorisnya. Tiba tiba jemari Melani meremas rambutku dan kedua tangannyapun menekan kepalaku, sehingga aku sulit bernafas karena terbenam di toketnya. Pinggul Melani terangkat tinggi sambil merintih panjang…:
masssssss…ahhhhh Melani Orgasme….

Pinggul kembali terhempas ke tempat tidur yg langsung terayun ayun, badannya melemas, tangannya lunglai ke bawah, sambil berkali kali menelan ludahnya Melani mulai menangis memalingkan wajahnya….
Aku ciumi lembut kepalanya, kucium air matanya di pipi, kemudian kucium tipis bibirnya.
Perlahan kepalaku turun ke leher, dada, perut, pusar dan berhenti di bulu bulu kemaluannya. Lidahku mulai menari di klitorisnya yg super basah. Melani hanya terdiam.

Aku masih sibuk menjilati vaginanya yg wangi. Melani mulai recovery lagi jemari lentiknya meremas rambutku. Dagunya terangkat ke atas, nafasnya terputus putus memburu. Perlahan kuturunkan celanaku .bibirku kembali ke atas, mencium pusarnya, mengecup putingnya kemudian menyentuh bibirnya. Mataku beradu dengan matanya. Pandangan mataku bertanya, haruskah kuteruskan . Melani mengerti kalau batangku menempel kemaluannya. Perlahan kakinya melingkar ke pahaku..mata kami tetap berpandangan. Ku gesekkan batangku perlahan lahan, Melani sedikit merintih, bibirnya terbuka..

Kepala batangku mulai menekan, menekan sedikit masuk, masuk lagi perlahan, lalu kaki Melani menekan pinggulku sehingga batangku lebih dalam masuk. Masuk seluruhnya..badanku meremang, batangku terasa hangat. Mata kami masih beradu pandang…tiba tiba disudut matanya muncul air bening yg mengalir perlahan ke pipinya. Melani kembali menangis…

Kembali aku cium lembut bibirnya. Pinggulku tdk langsung aku gerakkan, agar dia merasa nyaman dulu dengan batangku didalam. Lalu Perlahan aku mulai gerakkan pinggulku sedikit demi sedikit, pelan pelan…Melani merintih :
Mas… Gerakan lebih kupercepat…aku rasakan batangku masuk sepenuhnya kedalam vaginanya, Tempat tidur mulai berguncang, bunyi geritan besi tempat tidur mulai keras terdengar.

Tiba tiba Melani memelukku erat, bibirnya mendekat ke telingaku dan berbisik :
kok besar sekali mas….terima kasih…nikmat sekali mas…ooohhh nikmat.. Melani kini lebih agresif menciumku, lidahnya mulai berani masuk ke mulutku.

Tubuh kami berguling, kini dia diatasku. Otomatis batangku lebih menghunjam ke dalam, posisi ini favoritku karena aku bisa sepenuhnya melihat kecantikannya, melihat lekuk tubuhnya, meremas dadanya dan pinggulnya lebih leluasa.
Gerakan tubuh Melani mulai liar, wajahnya tengadah keatas dengan mata terpejam. Gerakannya malah lebih cepat dari gerakanku. Tubuhnya mulai menggigil dipenuhi peluh yg mengucur deras di sela belahan toketnya, pemandangan ini membuat tubuhnya tampak sensual, kujilati semua peluhnya dengan nikmat. Melani mendekati puncak….sementara aku susah payah bertahan agar tdk ejakulasi.
aaaaa…..aaaaaaahhhh.. aahh ! Dia mulai tdk malu mengeluarkan rintihan dan erangan suaranya lebih keras, tiba tiba tubuhnya menghentak keras, lenguhannya memanjang kemudian tubuhnya lunglai ambruk di tubuhku. Segera kupeluk erat dan kucium lembut keningnya. Aku lega….senang bisa memuaskannya..

Terima kasih mas….terima kasih…aku belum pernah merasa nikmat seperti ini, dua kali orgasme… Bisik Melani.
Aku bisa teruskan kalo kamu mau Mel….Bisikku sambil menciumi pelipisnya.
Terima kasih…may be next time…sekarang giliran mas Ronny…mas belum puas kan.?
Aku tersenyum dan kugelengkan kepalaku :

No…tdk perlu…itu tdk penting. Kamu bisa menikmati itu lebih penting. Kalau aku turut mencari kepuasan artinya aku tdk menghargai kamu. Semua ini untuk kamu Mel…hanya untuk kamu Dalam hati kumaki maki diriku, mengapa aku sok suci. Tetapi tak bisa kumaafkan diriku kalau aku ikut menikmati kesempatan emas ini, Melani bersedia bercinta denganku artinya dia sudah menghempaskan semua harga dirinya dihadapanku. Aku menghargai dan menghormatinya.

Mas…kamu baik sekali…sungguh kamu baiiiikk sekali. Melani memelukku erat lama sekali sampai aku terengah engah karena kepalaku terbenam di belahan toketnya. Sebenarnya aku ingin meneruskan dengan melumat dan mengigit gigit putingnya, tp aku tdk mau merusak suasana.

Mengapa Niko tdk kemari, bukankah dia minta kita bercinta di depannya. Aku tdk mau dikatakan mengkhianati teman…
Mas Niko mungkin sudah melihat kita dari tadi, dia ada di ruangan dibalik kaca meja rias, itu kaca tembus pandang mas, Melani menjelaskan ketika melihat mataku memandang pintu.

uummm mas gak bersih bersih badan ? aku bantu di kamar mandi yuk… sambil menarik tanganku.
Kami saling menggosok badan, aku remas lembut toketnya dari belakang dan mencium lembut punggungnya. Melani kembali merintih..tubuhnya berbalik kemudian melumat bibirku, benar benar agresif, tiba tiba Melani jongkok dan cepat menggenggam batangku sedetik kemudian mulutnya mengulum milikku yg makin mengeras penuh. Aku benar benar tdk menduga Melani melakukan itu. Tindakannya membuat kakiku lumpuh.

Jangan Mel…jangan Mel…nanti aku keluar ahhh… Mel..sudah..please… Rintihku.
Melani segera berdiri lagi lalu berbalik menghadap shower dinding. Aku mengerti dia ingin aku masuk dari belakang. Dengan guyuran air hangat, aku masukkan batangku cepat, aku sudah tdk tahan, nafsuku sudah memuncak, Melani pun mengerakkan tubuhnya mengimbangi tubuhku.

Aaahhh mas…aku …aku…ahhh.aku…. Tubuhnya kembali menggeliat dan mengejang, jemarinya kuat meremas tangkai shower, sementara aku benar benar tdk dapat menguasai diriku.
Spermaku yg tertahan dari tadi akhirnya mau tak mau menyembur keluar, masuk jauh ke relung vaginanya… Sh(bip)t mengapa aku tdk bisa menahannya ? Melani kembali jongkok dan kini membersihkan lelehan spremaku dengan lidahnya. Aduh aku merasa geli sekali. Dia kocok kocok lagi agar semua spermaku keluar. Kemudian mengakhirinya dengan sedotan panjang diujung batangku.
Ooohhhh Melani..kenapa aku harus ejakulasi…

Selesai berbersih diri dan memakai baju, kami keluar kamar. Rupanya Niko sudah menunggu di depan TV, dia tersenyum dari kejauhan. Ake merasa jengah, merasa tdk enak. Sementara Melani menunduk dan berjalan ragu ke sebelah suaminya.
Dari kursi rodanya, Niko memeluk pinggang istrinya :
Terima kasih Ron, kamu sahabat yg baik. Aku sudah melihat percintaan kalian tadi. Aku berharap kamu tdk keberatan untuk meneruskan nanti.

Aku hanya mengangguk pelan. Bisakah aku hanya bertahan murni bercinta tanpa melibatkan perasaan ? Aku tdk yakin dengan diriku. Aku tdk yakin nanti tdk jatuh cinta kepada Melani…dan aku yakin Melanipun mempunyai perasaan yg sama. Sorot matanya ketika bercinta tadi menunjukkan itu.
Read More

Friday, December 16, 2016

Customer Service Resto Stik

BUNGAQQ.COM BandarQ ADUQ DOMINOQQ ONLINE TERPERCAYA

BUNGAQQ.COM - Ini menceritakan tentang kenikmatan seorang custamer service resto stik yg ada di salah satu kota besar dengan inisial kota MLN. Memang sangat hot dan penuh kenikmatan seks dari cerita dewasa ini,banyak gaya yg sangat asyik pasti membuat terhanyut dalam kenikmatan gaya bercinta. Ini awal dari sebuah cerita dengan keindahan bercinta.

BUNGA99.COM SITUS AGEN MESIN SLOT ONLINE TERPERCAYA INDONESIA - Cerita ABG, Aku bekerja di salah satu resto steak yg menyediakan salad bar juga disebuah mal. Beberapa minggu terakhir ini, ada seorang customer, bapak-bapak, yg rajin berkunjung ke resto tempat aku bekerja. Ketika makan, matanya selalu memandangiku. Kalo aku lewat dekat mejanya, selalu dia senyum, dia berusaha mengajak aku berkomunikasi tetapi belum pernah berhasil karena ketika dia makan di resto itu, suasana sedang rame, sehingga aku dan juga waiter/waitress lainnya menjadi sangat sibuk melayani tamu.

BUNGAQQ.COM SITUS ADUQ TERPERCAYA INDONESIA

SITUS ADUQ TERPERCAYA - ada suatu hari, dia berkunjung lagi ke restoku. Kebetulan kali ini tamu yg makan cuma sedikit, sehingga ada kesempatan bertegur sapa. Dia menanyakan namaku siapa, kujawab namaku Aku. Dia bertanya lagi, hari ini aku kerja sampe jam berapa. Ketika aku nanya kenapa dia bertanya seperti itu dia bilang mau kasi aku surprise. aku nanya lagi karena penasaran, surprisenya apa. Dia jawab kalo dikasi tau ya bukan surprise namanya. Terus dia bilang akan nunggu aku sekitar jam 6 sore.

Selesai kerja, aku mengganti pakaian dinas dengan pakaian ku sendiri. Aku memakai kaos ketat dengan belahan yg rendah sehingga toketku yg juga besar mengintip keluar, dan celana jeans ketat. Dia menunggu gak jauh dari resto. Tepat ketika aku menyapanyanya, hpku berbunyi, dari temanku. Dia memandangiku yg sedang menerima telpon temanku. Setelah aku selesai bertelpon, dia bertanya,

“Dari siapa Len, cowok kamu ya”.
“Enggak kok pak, dari temanku, ngajakin aku jalan”.
“Terus”, tanyanya lagi.
“Kan udah janjian ama bapak, ya Aku tolak ajakannya”.
“Temen kamu cowok atau cewek”, tanyanya terus.
“Cowok pak”, jawabku.
“NGajakin jalan tau ngajak pacaran?” guyonnya lagi.
“Dua-duanya pak”, jawabku sekenanya sambil tertawa.
“Katanya mau kasi surprise?”, tagihku.
Dia lalu mengajakku ke toko hp.

“Len, hp kamu dah kuno, aku beliin yg baru ya”. Kaget juga aku mendengar tawarannya.
Tanpa menunggu jawabanku, dia minta ke spg nya, hp triji terbaru. Sepertinya duit beberapa juta enteng buat dia. Aku menduga pasti ada ujungnya, gak mungkin kan lelaki mau ngasi hp mahal begitu aja. Aku sih gak perduli kalo aku harus meladeni napsunya, aku tertarik juga sama si bapak, setelah jumpa beberapa kali di resto. Orangnya belum tua, tapi yg pasti bukan abg lah yao. Ganteng, dada bidang, seperti tipe lelaki idealku lah.
“Ma kasih ya pak, bapak baik amat sih mau beliin Aku hp baru, triji lagi”. Dia hanya tersenyum dan mengajak aku makan, tentunya bukan makanan yg dijual di resto ku.
Sambil makan dia terus mengajakku guyon, orangnya menyenangkan.
“Kamu besok kerja jam brapa Len”, tanyanya.
“Besok Aku off pak. emangnya kenapa”.

“Aku mo ngajak kamu jalan, kalo besok kamu off kan gak usah buru-buru pulang”.
“Jalan kemana pak”, aku sudah menduga apa jawabannya.
Pastinya akan ngajakin aku ngentot, apa lagi kalo gak itu.
“Wow.., mobilnya keren banget pak. Sama kaya orangnya” kata ku setelah kami sampai di mobilnya.
Aku duduk di depan disebelahnya. Tak lama kamipun meluncur meninggalkan mal. Dia mulai mengelus-ngelus paha ku yg masih tertutup celana jeans. Tentunya elusannya tdk terlalu terasa karena masih terhalangi kain jeans celanaku. Dia membawaku ke apartmentnya.
Tak lama kami sudah sampai di apartment. Kita turun ke basement, parkir mobil dan menuju lift. Dia langsung memijit lantai apartmentnya dan lift meluncur ke atas. Apartmentnya type studio sehingga hanya ada satu ruang yg multi fungsi, kamar mandi dan pantri yg merangkap dapur. Dia merebahkan diri di ranjang.

BUNGAQQ.COM BandarQ ADUQ DOMINOQQ ONLINE TERPERCAYA

BUNGA99.COM AGEN JUDI MESIN SLOT TERPERCAYA INDONESIA

Sementara aku pergi ke kamar mandi. Ketika muncul kembali, aku hanya berbalut handuk kemudian ikut rebahan diranjang bersamanya. Dia melingkarkan tangannya pada pundak ku dan mengelus-elus nya. Tak lama dia mulai menciumi bibir ku sambil meraba-raba toket ku. Dia membuka belitan handuk sehingga aku langsung bertelanjang bulat. Dia melotot melihat jembutku yg lebat. Langsung diciumi dan dijilati toket ku dengan rakus. Dihisap hisapnya pentil ku.

Jarinya meraba bibir memek ku yg dipenuhi dengan jembut yg lebat. Akupun melenguh nikmat ketika jarinya menemukan itilku. Sementara itu, toket ku masih terus dijilati dan diemut pentilnya. Aku yg sudah sangat bernafsu kemudian berbalik menindih tubuhnya. Dengan cepat aku melucuti kancing kemejanya. Kuhisap pentilnya, sementara tanganku melucuti celananya.

“Lena buka dulu ya pak” kataku sambil bangkit duduk dan membuka seluruh pakaiannya.
Dia tinggal berCD, dan tampak penisnya mencuat keluar tak mampu tertampung didalam CD.
“Penis bapak gede banget, panjang lagi” kataku sambil mengelus-elus penisnya dari balik CD.
Akupun kemudian membuka CD nya, dan penisnya yg sudah ngaceng keras tampak berdiri tegak dihadapannya.
“Gila.. Gede banget.. Bikin Lena nafsu..” kataku sambil menundukkan kepala mulai menjilati dan kemudian mengulum penisnya.
Dia mengelus- elus rambutku yg panjang. Kadang tangannya berpindah ke toketku yg sekal dan mempermainkan pentilnya.

“Len.. Enak banget Len..” desahnya, aku terus menjilati penisnya.
“Ih.. pak, gede banget..”.
“Memang kamu belum pernah liat yg besar begini?”
“Belum pak.. Punya cowok Lena nggak sebesar ini.” jawabku.
“Arghh.. Enak Len.” erangnya lagi.
Kujilatinya lubang kencingnya dan kemudian kukulum penisnya dengan bernafsu. Sementara itu batang penisnya kukocok sambil sesekali kuremas perlahan biji pelernya. Dia keenakan ketika aku mengeluar masukkan penisnya dengan mulutku. Dia mengusap-usap rambutku dengan gemas. Ruangan segera dipenuhi oleh erangannya. Saat aku menghisap penisnya, kepalaku maju mundur, toketku pun bergoyang. Dengan gemas diremasnya toketku.

“Len.., jepit pakai toketmu ” pintanya.
Aku langsung meletakkan penisnya di belahan toketku, dan kemudian dia mengenjot penisnya diantara toketku.
“Enak banget sshh..” Dia seperti tak kuasa menahan rasa nikmat itu.
Setelah beberapa lama, dia menyodorkan kembali penisnya ke mulutku. Aku menyambutnya dengan penuh nafsu.
Setelah beberapa lama, aku menaiki tubuhnya dan mengarahkan penisnya ke memekku. Aku menurunkan tubuhku dan penisnya mulai menerobos memekku yg sempit.
“Ooh.. besar banget nih penisnya pak.. Ahh..” desahku ketika penisnya telah berhasil memasuki memekku.
“Tapi enak khan..” tanyanya menggoda
“Iya sih..Aduh.. Oh.. Sstt.. Hah.. Hah..” erangku lagi ketika dia mulai menggenjot memekku dari bawah.
Dia memegang pinggangku sambil terus mengenjot memekku. Sementara aku menyodorkan toketku ke mulutnya. Dia segera menjilati toket ku.

“Pak.. Gimana pak.. Enak khan ngentotin Lena?” tanya ku menggoda.
Aku masih meliuk-liukan tubuhku. Dia pun terus mengenjot memekku dari bawah, sambil sesekali tangannya meremas toketku yg berayun-ayun menggemaskan. Setelah bosan dengan posisi itu, dia membalikkan tubuhku sehingga dia berada diatas. Segera dia menggenjot penisnya keluar masuk memekku sambil menciumi wajahku.

“Ehmm.. Sstt.. pak.. Enak.. Ohh. penis bapak gede banget, memek Lena sampe sesek rasanya pak, gesekan penis bapak terasa banget di memek Lena. Mau deh Lena dientot bapak tiap malam,” Aku melenguh keenakkan.
“Ayo isap pentil Lena pak” perintahku. Diapun kemudian menghisap pentilku sambil terus menggenjot memekku.
Tak lama tubuhku mengejang, dan aku mengerang dan menggelinjang ketika nyampe. Terasa memekku berkedut-kedut.
“Len, enak banget, penisku seperti sedang diemut, nikmat banget rasanya, luar biasa empotan memek kamu”. Dia mengeluarkan penisnya dari memekku dan aku kusuruh menungging membelakanginya.

Dengan gaya doggy style dia mengentoti ku dari belakang.
“Aduh.. pak.. kuat banget.. Ohh..” erang ku ketika dia mengenjot memekku.
“Gila.. memekmu enak banget Len..” katanya.
Dia memegang pinggul ku, terkadang meremas pantatku yg membulat. Aku pun menjerit nikmat. Toketkupun tampak bergoyang-goyang menggemaskan. Bosan dengan posisi ini, dia kemudian duduk di kursi. Aku lalu duduk membelakanginya dan mengarahkan penisnya ke dalam memekku. Dia menyibakkan rambutku yg panjang dan menciumi leher ku. Sementara itu aku bergerak naik turun. Tangannya sibuk meremas toketku.

“Ahh.. Ahh.. Ahh..” erangku seirama dengan goyangan badanku diatas tubuhnya.
Terkadang erangan itu terhenti saat disodorkannya jemarinya untuk kuhisap. Beberapa saat kemudian, dihentikannya goyangan badannya dan dicondongkannya tubuhku agak ke belakang, sehingga dapat menghisap toketku. Dengan gemas dilahapnya bukit kembarku dan sesekali pentilku dijilatinya. Eranganku semakin keras terdengar, membuat dia menjadi kembali bernapsu.
Setelah dia selesai menikmati toket ranumku, kembali aku mengenjot tubuhku naik turun dengan liar. Binal banget kelihatannya. Cukup lama dia menikmati perngentotan dengan aku di atas kursi. Lalu dia berdiri, dan kembali berciuman dengan aku sambil dengan gemas meremas dan menghisap toketku. Dia ingin segera menuntaskan permainan ini. Lalu aku direbahkan di atas ranjang. Dia kemudian mengarahkan penisnya kembali ke dalam memekku.

“Ahh..” erangku kembali ketika penisnya kembali menyesaki memekku.
Langsung dia mengenjot dengan ganas. Erangan nikmat mereka berdua memenuhi ruangan itu, ditambah dengan bunyi derit ranjang menambah panas suasana. Aku menggelengkan kepala ke kanan kekiri menahan nikmat. Tanganku meremas-remas sprei ranjang.
“Pak.. Lena hampir sampai pak.. Terus.. Ahh.. Ahh” jeritku sambil tubuhku mengejang dalam dekapannya.

Aku telah nyampe. Dia menghentikan enjotannya sebentar, dan aku pun kemudian lunglai di atas ranjang. Butir keringat mengalir diwajahku. Toketku naik turun seirama dengan helaan nafasku. Dia kembali menggemasi toketku dengan bernafsu. Dia mulai lagi mengenjot memekku sambil sesekali meremas toketku yg bergoyang seirama enjotannya. Dia terus mengenjotkan penisnya keluar masuk memekku sampai akhirnya ngecretlah pejunya di dalam memekku. Aku terkapar karena kenikmatan dan lemas.

Beberapa saat kemudian dia mulai menciumiku sambil mengusap-usap pahaku, dan kemudian mengilik memekku dengan jemarinya.
“Ehmm..” erangku saat itil diusap-usap dengan gemas.
Eranganku terhenti karena dia menciumku dengan penuh napsu. Tangannya meremas-rems toketku yg besar menantang.
“Pak kuat banget sih , baru ngecret sudah mau ngentot lagi” ucapku lirih.
“Iya habis pengen diempot memek kamu lagi, nikmat banget rasanya” bisiknya.

Desahanku kembali terdengar ketika lidahnya mulai menari di atas pentilku yg sudah menonjol keras. Dihisapnya dengan gemas gunung kembarku hingga membuat tubuhku menggelinjang nikmat.
“Gantian dong Len” bisiknya setelah puas menikmati toketku yg ranum.
Kami pun kembali berciuman sementara aku meremas penisnya yg mulai membengkak. Aku pun kemudian mendekatkan wajahku ke penisnya, dan mulai mengulum penisnya.

Sambil menghisap penisnya, aku mengocok perlahan batangnya. Dia mengelus-elus kepalaku ketika aku sedang mengemut penisnya. Dia sudah ingin ngentot lagi dengan aku. Aku disuruh duduk membelakanginya di pangkuannya. Dia mengarahkan penisnya kedalam memekku.
“Ah..” desahku ketika penisnya kembali menyesaki memekku.
Aku kemudian menaik-turunkan tubuhku di atas pangkuannya. Dia pun tak tinggal diam, aku diciuminya ketika aku sedang mengenjot penisnya dalam jepitan memekku. Sambil menciumi aku, tangannya memainkan itilku.
“Ah.. Terus pak.. Lena mau nyampe..” desahku.

Semakin cepat dia mengusap itilku, sedangkan tubuhku pun semakin cepat menggenjot penisnya.
“Ahh..” erangku nikmat saat aku nyampe. Tubuhku mengejang dan kemudian terkulai lemas diatas pangkuannya. Kembali terasa memekkua berkedut-kedut dengan keras. Setelah reda kedutan memekku, penisnya dicabut dari memekku, masih ngaceng keras dan berlumuran cairan memekku.

Aku ditelentangkan dan segera dia menaiki tubuhku. Pahaku sudah mengangkang lebar. Dia tdk langsung memasukkan penisnya kedalam memekku, tetapi digesek-gesekkan dahulu di sekitar bibir memekku hingga menyentuh itilku.
“Pak.. Aduuhh.. Aduuhh pak! Sshh.. Mmppffhh.. Ayo pak.. Masukin aja.. Nggak tahann..” aku menjerit-jerit tanpa malu. “Udah nggak tahan ya.. Len, cepat banget sudah napsu lagi..” jawabnya.

Tiba-tiba dia langsung menekan sekuat tenaga. Aku sama sekali tak menygka akan hal itu, sehingga penisnya langsung melesak ke dalam memekku. Penisnya kembali menyesaki memekku yg sempit itu. Dia mulai mengenjotkan penisnya naik turun dengan teratur sehingga menggesek seluruh lubang memekku. Aku turut mengimbanginya, pinggulku berputar penuh irama. Bergerak patah- patah, kemudian berputar lagi. Efeknya luar biasa, kedutan memekku kembali terasa.

“Len, nikmat banget deh empotan memek kamu”, katanya terengah.
Aku semakin bergairah, pinggulku terus bergoyang tanpa henti sambil mengedut-ngedutkan otot memekku.
“Akkhh.. Len.. Eennaakkhh.., hebaathh.. Uugghh..” erangnya berulang-ulang.

Dia semakin kuat meremas-remas dan memilin-milin pentilku dan bibirnya terus menyapu seluruh wajahku hingga ke leher, sambil semakin mempercepat irama enjotannya. Aku berusaha mengimbangi keluar masuknya penisnya didalam memekku dengan goyangan pantatku. Sepertinya dia berusaha keras untuk bertahan, agar tdk ngecret sebelum aku nyampe lagi. Penisnya terus mengaduk-aduk memekku semakin cepat lagi. Memekku terasa makin berkedut, kedua ujung pentilku semakin keras, mencuat berdiri tegak. Langsung pentilku disedot kuat-kuat kemudian dijilati dengan penuh nafsu.

“Pak..! Lebih cepat lagi doonng..!” teriakku sambil menekan pantatnya kuat-kuat agar penisnya lebih masuk ke memekku.
Beberapa detik kemudian tubuhku bergetar hebat, diiringi dengan cairan hangat menyembur dari memekku. Bersamaan dengan itu, tubuhnya pun bergetar keras yg diiringi semprotan pejunya ke dalam memekku. Aku pun mengerang tertahan. Dia langsung memeluk tubuhku erat-erat, dengan penuh perasaan. Aku membalas pelukannya sambil merasakan kenikmatan yg luar biasa. Kakiku melingkar di sekitar pinggangnya, sementara bibirnya terus menghujani sekujur wajah dan leherku dengan ciuman. Aku masih bisa merasakan kedutan memekku.
Setelah beristirahat sejenak, kami segera membersihkan diri dengan di kamar mandi. Aku belum pernah merasakan sedemikian nikmatnya dientot lelaki.
Read More

Wednesday, December 14, 2016

Kurenggut Keperawanan Sodaraku


BUNGAQQ.COM - Nama ku Hari saat ini aku kuliah disalah satu perguruan tinggi swasta diyogyakrta semester 1, umurku 19tahun, tinggiku 175cm dengan wajah yang ditakdirkan tdk terlalu ganteng-ganteng amat sih tapiiii yahh bisa dibilang manis lah, untuk urusan sex aku termasuk baru mulai mengenal ML itu yah disaat aku mulai masuk bangku kuliah,

BUNGA99.COM SITUS AGEN MESIN SLOT ONLINE TERPERCAYA INDONESIA - walaupun aku sering menonton film-film dewasa dan membaca cerita mesum diinternet terutama sangat sering membaca cerita sex di seksigo.com, karena aku berasal dari luar jogja aku menumpang dirumah om Wisnu , om Wisnu itu adalah kakak dari mamaku, kebetulan om Wisnu jg memiliki kost-kostsan dengan 30 kamar, om Wisnu sendiri memiliki seorang istri namanya tante agnes beliau adalah wanita keturunan chinese yang sangat cantik, diumur 33tahun terlihat muda dan menggairahkan, om Wisnu sendiri sudah berumur 40tahun, om Wisnu menikahi tante agnes disaat tante agnes masih berumur 16thn.



BUNGAQQ.COM SITUS ADUQ TERPERCAYA INDONESIA

SITUS ADUQ TERPERCAYA - Cerita sex terbaru, Dan dari hasil pernikahan mereka dikaruniai 3 orang anak perempuan, anak pertama bernama Riris 17thn kelas 2 di salah satu sma favorit dijogja, Riris memiliki tubuh yang sintal dengan tinggi 160cm dengan payudara 34C, dengan kulit yang putih dan memiliki wajah yang cantik seperti mamanya, anak kedua bernama ester berumur 14thn kelas 2 smp memiliki tubuh yang agak sedikit gemuk dengan tinggi 155cm dengan payudara 32B putih dan cantik, ester anaknya sedikit centil.

Dan priscila berumur 12thn kelas 6sd memiliki wajah yang mirip mamanya dengan tubuh yang bisa dibilang bongsor dengan tinggi 157cm dengan payudara 32A kl sedang tdk memakai seragam sekolah tdk seperti anak sd, priscila anak yang periang, lincah dan cerewet,,
seperti yang aku bilang aku mengenal sex diawal aku masuk bangku kuliah dan akhirnya terus berlanjut, pengalaman pertama aku melakukan ml adalah bersama sepupuku Riris,,

“Pagiiiiiiiii om tante wahhh udah pada kumpul nih,,,”aku menyapa tante agnes dan om Wisnu yang sedang menyantap sarapan pagi.
woww tante agnes terlihat seksi sekali dengan menggunakan baju tidur terusan sebatas paha..

Cuuuuupppphhh…
“Pagi gadis pemalas, belum mandi udah sarapan, masih bau iler jg”aku mencium pipi Riris sambil menggoda nya dan mengacak-acak rambutnya..
“Ihhhhhhh apaan sih mas, reseeee tauk gak, kalo bau ngapain cium-cium??” Riris sedikit merengut kesal aku godain…
Hahahahaha…

BUNGAQQ.COM BandarQ ADUQ DOMINOQQ ONLINE TERPERCAYA

BUNGA99.COM AGEN JUDI MESIN SLOT TERPERCAYA INDONESIA

Aku cuma tertawa melihat tingkahnya itu,,
“Lho ester sama priscil mana tante? Kok ga keliatan”aku menanyakan keberadaan kedua sepupuku itu pada tante agnes.
“Ester sama priscil Yah udah berangkat sekolah dari tadi dong mass”bukan tante agnes yang menjawab malah Riris yang menjawab pertanyaanku.

“lha kamu sendiri kok ga sekolah dek??”Tanyaku ke Riris..
“Liburrr dong, guru nya rapat mas..”Jawab Riris
Aku hanya membulatkan mulutku menanggapi jawaban Riris
“Owh iya hari ini om sama tante berangkat kejakarta ada urusan bisnis selama 3 hari, kami minta tolong kamu menjaga rumah dan menjaga adek-adekmu ya?”Tiba-tiba om Wisnu membuka suara setelah dari tadi hanya tersenyum melihat tingkahlaku aku dan Riris.
“Ohhh oke,, om tenang saja”Akhirnya rutinitas sarapan dipagi hari itu berlanjut.

Setelah sarapan om dan tante kembali kekamarnya untuk bersiap-siap berangkat, dan Riris entah kemana mungkin berada dikamarnya
Dan setelah om dan tante pergi aku bingung mau ngapain dan merasa bosan akhirnya aku menuju kamar Riris bermaksud iseng menggodanya, tapi saat sebelum aku mengetuk pintu kamarnya, aku mendengar suara-suara desahan..

“Desahan apa itu? Itu kan suara Riris? Apakah Riris lg mansturbasi?” Semua pertanyaan itu muncul didalam pikiranku
Tiba-tiba aku membayangkan Riris dengan tubuhnya yang telanjang sedang bermansturbasi diatas kasur
Aku tiba-tiba dikejutkan dengan suara desahan panjang yang kencang menandakan dia sudah mencapai orgasmenya dan itu langsung membuyarkan lamunanku.

” Riris… Riris… Kamu kenapa dek? Kok teriak-teriak, aku masuk yah” aku berteriak dari luar pintu sambil membuka pintu kamarnya yang ternyata tdk dikunci
“Jaaanggaaannn masuk mass” teriak Riris tapi telambat pintu kamarnya sudah terbuka dan aku melihat dengan jelas tubuhnya yang sedang telanjang bulat dengan tangan yang masih mengelus memeknya
“Kyyaaaaaaaaa….”
Astaga kamu lagi ngapain Ris?
Aku benar-benar kaget melihat adik sepupuku ini sedang menonton film porno sambil bermansturbasi, gila ternyata seperti ini kelakuannya..

“Buuuukkkkkk”
Tiba-tiba sebuah bantal mendarat dimuka membuyarkan pikiranku..
” aku lg ga ngapa-ngapain mas, dan tolong keluar mas” Riris berteriak setelah melemparkan bantal ke muka ku.
” Boong kamu, mas lihat apa yang sedang kamu lakukan dan mas mendengar kamu mendesah-desah, jgn bohong atau mas bakalan lapor ke tante agnes” aku coba mengancamnya.

Dia terlihat kaget mendengar ucapanku
” Mas jgn mas, plisss iya mas maafin aku, aku penasaran mas dengan yang selalu diceritakan teman-temanku soal seks, dan aku penasaran gimana rasanya mas, maaf mas, pliss jng bilang ke mama dan papa hikkk.. Hikk..” Riris mencoba memohon pada ku sambil terisak menangis.
Astaga aku benar-benar kaget mendengar pengakuan Riris
“Oke mas ga akan melaporkan apa yang sudah kamu lakukan ini, tapi…”
Aku menggantung kata-kataku

“Tapi apa mas??”
“Tapi kamu lanjutkan apa yang kamu lakukan itu dihadapan mas” aku melanjutkan kata-kataku.
“Apa?? Tapi mas aku malu” Riris nampak kaget mendengar kata-kataku
“Kenapa? Kamu gamau? Yaudah kalo gitu kalo tante agnes pulang mas akan melaporkan perbuatanmu ini” ucapku sambil berbalik akan beranjak keluar dari kamar Riris
“Ahhhh mas Jgn mas, oke oke aku akan lakukan mas tapi plis jgn melaporkan ke mama” Riris menjawab sambil ketakutan.
Yeeeesssssss… Aku tertawa dalam hati

“Yaa udah tunggu apa lagi” kataku sambil duduk di kursi yang berada disebelah tempat tidurnya.
Akhirnya Riris mulai melanjutkan kegiatan nya yang sempat terhenti tadi
Dia mulai meremas remas kedua payudara nya

” Aaahhhhhh ssshhhhh emmmm” Riris mulai mendesah desah tertahan, sepertinya dia masih merasa malu pada ku.
” Elus elus memekmu jg sayang” aku mencoba menyuruhnya mengelus-elus memeknya, dan dia mulai mengelus memeknya yang merah merekah, dan masih sedikit ditumbuhi bulu
“AaarggHhhhhhhh mas geli rasanya sssshhhhhh..” Riris kembali mendesah
” Tapi enak kan” kataku

“Iya mas enak banget ssshhhhhh” Riris menjawab sambil mendesah
Celana ku terasa sesak karena kontolku yang berukuran 17cm sudah menegang maksimal melihat Riris bermansturbasi dihadapanku, dan akhirnya aku pun tak tahan kemudian mengeluarkan k0ntolku dan mulai mengocok k0ntolku yang sudah menenggang sambil melihat Riris yang sedang mengelus memeknya sambil merem melek.

aaahhhhhh ssshhhhhh terdengar desahan seksi yang keluar dari mulut Riris
Aku semakin tak bisa menahan hawa nafsuku untuk menyentuh tubuh adik sepupuku ini dan akhirnya aku mulai mendekati Riris sambil masih mengocok k0ntolku

Riris tersentak kaget melihat aku mendekatinya tapi kemudian matanya terlihat sayu menatap k0ntolku yang sedang ku kocok.
“Massss… sshhhhh… Mau ngapain mas?”Riris mencoba bertanya kepadaku
“Sssstttttt… Udah lanjutin aja sayang” ucapku yang mulai mendekatinya

Aku yang sudah duduk disebelahnya mulai membelai rambutnya dan menatap matanya yang sayu dan dia tersentak kaget karena aku yang tiba-tiba langsung mencium bibirnya, Riris sedikit berontak atas perbuatanku tp tetap membiarkan aku mencium bibirnya bahkan aku mulai melumat bibirnya dan memasukkan lidahku kemulutnya mencoba mencari lidahnya, dan entah kenapa tiba-tiba dia membalas lumatanku, kami berdua pun saling berciuman, saling melumat tapi tdk sampai disitu saja perbuatanku, tangan kanan ku mulai mengelus perutnya dan naik mengelus elus payudaranya, aku mendengar desahan Riris disela-sela ciuman kami, tangannya mencoba memegang tanganku yang sedang meremas remas payudaranya dan memainkan putingnya yang sudah menegang dan tiba-tia dia melepaskan ciumannya

“Aahhh mass apa yang mas lalukan? Aku takut mas, ahhh jgnn…” Ucap Riris dengan sedikit mendesah.
“ssssttttt… Nikmatin aja Ris, katanya kamu penasaran dengan namanya seks, nah mas akan menunjukanmu seperti apa rasanya, yahh enjoy,, nikmatin sayang”aku mencoba membujuknya

“Tapi mas….hmmppppp”
Ucapan Riris terputus karena aku sudah melumat bibirnya lagi
Tanganku pun mulai turun kebawah hingga kepangkal pahanya mengelus elus memeknya yang masih jarang ditumbuhi bulu
“Aaarrgggghhhhhhhh…..”

Riris tersentak kaget merasakan tanganku mengelus elus memeknya
“Aahhhhh… mas sshhhh.. jangaannn mas aahhhhhh..” Riris mencoba menolak perbuataku dengan tangannya mencoba menahan tanganku
Tapi aku tdk peduli dan terus mengelus memeknya bahkan aku mencari klitorisnya dan semakin mengelus semakin cepat
Akhirnya Riris pasrah atas perbuatanku dengan mendesah semakin kencang

“Aahhhhhhhh… Aaaahhhhh.. Mas ngapin mas ahhh geli banget mass aaarrhhhhhh…”
Aku terus saja mengocok-ngocok klitorisnya semakin cepat, dan tiba2
“Aaaahhhhh mas aku rasanya pingin pipis mas aaaargghh udah mas ahhhh aaahhhhhh”
Sepertinya Riris akan mencapai orgasme nya

“Aaaarrrrrrrgggghhhhhhhhh….aaaaahhhhh… Pipis mas aku pipis aaaaarrrggghhhhhhhhhh…” Tiba-tiba Riris menjerit kencang dengan tubuh yang mengejang karena mengalami orgasme nya yang baru pertama kali dia rasakan.
Dan tubuhnya kemudian melemas setelah mengalami orgasme nya
“Hahhhh…haaahhhhh..haaahhhh”

Tampaknya nafasnya masih tersenggal senggal setelah merasakan orgasme
“Tadi itu apa mas rasanya Riris pipis tapi bukan pipis yang keluar dan rasanya enak bnget mas haaahhh..” Riris mencoba menanyakan kepadaku atas apa yang baru dialaminya..

“itu td namanya kamu orgasme sayang, nikmatkan??” Ucapku
“Iya masss rasanya enak banget, sampe urat-urat ditubuhku lemes semua” ucap Riris dengan nafas yang masih tersengal-senggal
“Hehehe itu belum seberapa sayang, masih ada yang lebih nikmat lagi, kamu mau coba? Dijamin kamu pasti ketagihan” bisikku disamping telinganya

“Beneran mas? Apa itu? Hemm boleh mas Riris mau haahh haahh” Riris menjawab dengan polosnya.
“Oke, kamu istirahat sebentar, sepertinya kamu terlihat capek banget, setelah itu kita lajutin lg permainan kita” ucapku pada adek sepupuku

“Hahahahaha ternyata nih anak masih sangat polos sekali soal seks” gumamku sambil mengelus-elus rambutnya
“Gimana sayang mau lanjut?” Tanyaku kepada Riris karena aku melihat nafasnya sudah seperti biasa lagi
“Heemmmm tapi aku malu mas” ucap Riris

“Malu kenapa dek, udah tenang aja yahh! Kamu rileks, dijamin kamu pasti menikmatinya” ucap ku berusaha membujuknya
Aku pun mulai mencium bibirnya lagi dan terus turun ke payudaranya, aku pun mengisap putingnya kanan kiri secara bergantian
Aku mendengar desahan desahan yang keluar dari bibir Riris

Aku semakin menurunkan ciuman ku hingga kepanggal pahanya, dan mulai menghisap memeknya
“Aaarggghhhh… mas geli mas ssshhhhh…mas ngapain memekku mas aaaahhhhhh” Riris meracau sambil meremas rambutku
Aku semakin menghisap memeknya, klitorisnya pun tak luput oleh hisapanku
Riris hanya bisa mendesah menikmati perbuatanku

Setelah yakin memeknya sudah sangat basah aku pun mulai menindih tubuh Riris dan mulai menggesek2kan kontolku ke bibir memeknya
“Aarrrrgghhhhhhhh ssshhhhhhh”Riris semakin mendesah tak karuan
Aku pun mulai sedikit menekan kontolku untuk masuk ke memeknya, tapi ternyata sulit sekali karena Riris masih perawan, aku pun semakin menekan k0ntolku, dan akhirnya sedikit demi sedikit masuk kepala k0ntolku

“Ahhhhhh sakittttttttttttt.. Shhhhhh… Jgn mas.. Udah mass aku takut”Riris mencoba menahanku untuk tdk melanjutkan tindakkanku
Aku cuma sedikit menenangkannya dengan mencium bibirnya dan meremas payudaranya
Dan aku Riris sudah mulai kembali rileks, dan saat itu lah aku menekan kuat-kuat k0ntolku ke belahan memek nya dan aku merasakan k0ntolku menembus dinding tipis didalam memeknya dengan dibarengi teriakan kesakitan Riris

“Aaaarrggggghhhhhhhhhhh… Saaakkkittttttttttt masss aaakkkkhhhh sakit, udah mas”Riris menjerit kesakitan saat merasakan memek nya dimasuki benda asing
Aku mendiamkan k0ntolku yang telah bersarang didalam memek, sambil menikmati enaknya jepitan memek milik Riris, ternyata seperti inilah rasanya ml

Dan aku mencoba mengurangi rasa sakit yang dirasakan Riris dengan mencumbu bibirnya, setelah melihatnya sedikit tenang aku mulai memompa k0ntolku keluar masuk memeknya secara perlahan dengan sambil mencumbu puting payudaranya
“Sssshhhh…aaahhhh… Pelan mas masih perihhh aaaaakkkhhhh sssshhhhhh”ucap Riris dengan mendesah
“Iya sayang, nikmatin saja lama-lama perihnya akan hilang dan berganti jd enak” ucapku ke Riris
Aku terus menggenjot memeknya keluar masuk dan aku merasa memek nya sudah terbiasa dengan k0ntolku yang mengobok-obok isi memeknya

Dan Riris sepertinya sudah tdk merasakan perih lagi tapi sebaliknya merasakan enak di memeknya, terbukti dari desahan desahannya
“Aaahhhhhh mas terus mas…aaahhhh enakkkk sssshhhh… Aaahhhh.. Mas jahat udah ngentotin sepupunya sendiriii…hhhhhmmmm….” Racau Riris

Aku tersenyum mendengar kata2nya, aku terus menggenjot memek nya semakin cepat semakin dalam
“Aaaaahhhhh Ris enak banget memekmu sayang,,pereettt banget aaahhhhhhh memek perawan emang nikmat” aku pun tak tahan untuk mendesah

Selama sepuluh menit aku menggenjot memek nya tiba-tiba
” Aaaahhhh massss aku mau pipis lagi masss aaahhhh… Aaaahhhhhh..” Ucap Riris lirih
“Pipis aja sayang, keluarin aja jemput kenikmatanmu sayang” bisikku ke Riris
“Aaaahhh terusss massss aahhh aku ga tahan mas aaahhhhhh pipisss….. Aahhhhhh aku pipis massss… Aaaaarrrgggggggggghhhhhhh…..”
Riris mendesahhh panjang pantatnya sedikit terangkat keatas, dia mendapatkan orgasmenya lagi

Hhhaaaahhh…haaahhhh….haaahhhhhh..
Terlihat dia terengah-engah tapi aku tak peduli aku belum keluar, aku memintanya menungging dan dengan doggy style aku mengobok-ngobok lagi memek bahkan semakin cepat

“Aaaahhhhh… Aaahhhhhh… Aaaaahhhhh…” Riris hanya mendesah lemas
Cukup lama aku menggenjotnya dengan posisi doggy style dan aku merasa aku akan mencapai yang ingin aku capai dalam persetubuhan ini dengan cepat aku membalikkan badannya lagi, memasukkan lagi k0ntolku ke memeknya dan menggenjot dengan cepat sampai terdengar bunyi gesekan k0ntolku dengan memeknya
“Aaaaahhhhh….aaaahhhhh…”

Riris hanya bisa medesah desah pasrah
“Aaakkhhhhhh mas aku mau pipis lagi aaahhhhhhhhhhhh…” Kata Riris disela rintihannya
“Sssshhh aahhhhh iya sayang sabar Ris mas jg mau keluar Ris aahhhh gilaaaa enak banget memekmu sayang… Aaaaakkkhhhh keluar sayang maasss aahh keluarrr…..aarrrrrrrggggggggggghhhh…”
“Aku jg mas aku udah ga tahan masss aku pipis masssss…aarrrrrrrrrgggghhhhhhhhh…”
“Creetttt.. Creeetttt.. Creeeettttttt…”
Dengan bersamaan Riris orgasme untuk ketiga kalinya pejuku pun menyembur deras didalam memek nya menyatu dengan cairan cintanya
“Haaaahhhhh….haaaahhhhhh…”

Kami sama-sama lemas dan terengah-engah menikmati orgasme kami yang dasyat ini
Setelah menikmati sisa-sisa orgasme kami, aku mencabut k0ntol ku dari dalam memek nya
“Aaaarrrrhhhhh…” Riris sedikit merintih saat aku mencabut k0ntolku
” Haaahhhh… Gpp mas, nyilu rasanya pas mas keluarin punya mas tadi” ucap Riris dengan masih terengah-engah
Aku pun beranjak dari atas tubuh Riris dan tidur disebelah Riris

Dia berbalik menghadapku dan menatap mataku nanar, aku melihat air matanya menetes
“Ris maafin aku yahhhh” ucapku lirih sambil menatapnnya
“Mas seharusnya kita tdk melakukan ini, seharusnya ini tdk terjadi, kita ini saudara hikkk….hikkk…”Ucap Riris sambil terisak
“Maafin mas yahh Ris”ucapku yang masih menatap matanya

“Hiiikkkkk…hiiikkk… Massss jahaattt.. Hiiikkk.. Mas sekarang aku udah ga perawan lagi” ucap Riris masih dengan terisak
“Sssstttt… Mas minta maaf, mas khilaf, tapi mas mau bilang mas sayang sama kamu” ucapku dengan menatapnya dengan rasa bersalah
Tapi entah tanpa aku sadari, aku merasa ada suatu perasaan yang lain yang muncul terhadap adek sepupuku ini! Apakah aku mencintainya? Pikirku
Huuufffff gataulah

“Ya sudahlah mas hiikkk.. Udah terjadi mau gimana lagi, tapi aku takut mas kalau aku hamil bagaimana??” Tanya Riris
Aku kaget dengan pertanyaan Riris, aku berfikir iya bagaimana kalau dia hamil? Arrgghhh apa yang akan terjadi nanti?
Bukannya aku gamau bertanggung jawab, tapi apakah keluarga kami akan memperbolehkan?
Ahhh gataulah, aku bahkan ga bisa berfikir tapi apapun yang terjadi aku akan bertanggung jawab
Aku tersenyum dan berkata kepada Riris
“Kamu tenang sayang, mas akan tanggung jawab kalo kamu hamil, kita akan menikah, mas sayang sama kamu”
” Mas serius???” Tanya Riris

“Iya sayang, atau mulai sekarang kita pacaran saja secara diam2 hehehe”Jawabku sambil mengedip-ngedipkan mata
” Iiiihhh apaaan sih mauu nya wwweeeekkk” ucap Riris samil memeletkan lidahnya kepadaku
“Massss… Hhhmmmm aku sayang mas, mas janji harus selalu ada untuk aku, mas harus selalu menjagaku, mas harus selalu mencintai aku, mulai sekarang aku adalah milik mas” Ucap Riris tiba-tiba mengagetkanku
Tapi kemudian aku tersenyum, menjawab semua kata-katanya dengan kecupan dibibirnya dengan penuh kasih sayang
Dia pun membalas kecupanku

Kami pun berpelukkan
Pikiranku pun melayang entah kemana
Entahlah apa yang akan terjadi nanti, apa yang akan aku hadapi esok biarlah menjadi rahasia bagiku, semua ini baru permulaan, dan entah akan seperti apa akhirnya
Akupun memejamkan mata
dan akhirnya kamipun tertidur berpelukkan dengan masih keadaan bertelanjang
Read More

Tuesday, December 13, 2016

Gairah Istri memuncak

BUNGAQQ.COM BandarQ ADUQ DOMINOQQ ONLINE TERPERCAYA

BUNGAQQ.COM - Papa sih! Diajak naik pesawat aja ngga mau!” Omelnya sembari menciutkan wajahnya yg cantik.
“ Sorry Say, aku hanya berpikir eman eman mesti membuang buang duit buat beli tiket pesawat. Juga mesti sewa mobil untuk tour, khan uangnya bisa kita pake abis abisan buat muasin liburan kita?” Jawabku mencoba menetralisir.

BUNGA99.COM SITUS AGEN MESIN SLOT ONLINE TERPERCAYA INDONESIA - Cerita sex terbaru, Ia mengehela napas panjang. Terasa sekali atmosfir kekesalan dan kejenuhannya.
Kemudian ia meraih tas tangannya yg diletakkan di jok belakang yg kosong. Ia mengeluarkan sebungkus rokok LA light menthol kegemarannya. Ia kuakkan sedikit jendela mobil sekedar cukup membuang asap rokoknya.
“ Papa nanti mesti carikan pemijat nih!” ujarnya ketus dengan muka yg masih ditekuk.
“ Iya,ya” jawabku sembari melempar sebuah senyum mesra padanya.

BUNGAQQ.COM SITUS ADUQ TERPERCAYA INDONESIA

SITUS ADUQ TERPERCAYA - Laras tdk menggubris malahan ia memalingkan wajahnya kearah kiri. Ia lebih memilih melaygkan pandangannya pada panorama senja yg kami lalui. Juga pura pura kecil yg berjajar disepanjang perjalanan itu. Tepat jam tujuh waktu setempat, kami masuk ko ta Denpasar. Langsung kugiring Teriosku kesebuah hotel yg telah kupesan lewat tele phone dikawasan Legian. Hotel berbintang tiga yg berdampingan langsung dengan pantai.

Sesampai dikamar, nuansa romantis pulau Bali sekonyong konyong menyergap sukmaku dan membangkitkan gairah untuk bercinta. Kulihat istriku sudah menanggalkan kaos you can see dan hotpansnya dan seperti akan menggantinya dengan sebuah gaun tidur. Ia berdiri membelakangi hanya berpenutup tubuh sebuah celana dalam krem berenda.

Diusianya yg ke 37 ia masih memiliki bentuk tubuh yg sangat indah dengan tonjolan pantat yg berisi. Libidoku semakin naik keubun ubun saat menatapnya lebih lama sehingga tanpa bisa kutahan lebih lama kudekati dirinya mencoba memeluknya dari arah belakang.Kutempelkan bibirku pada tengkuknya sebagai pembuka ajakanku untuk bercinta.

BUNGAQQ.COM BandarQ ADUQ DOMINOQQ ONLINE TERPERCAYA





BUNGA99.COM AGEN JUDI MESIN SLOT TERPERCAYA INDONESIA
Tetapi Laras berusaha berkelit dan memaksakan diri memasang daster pada tubuhnya. Kucoba menahan tangannya sambil meneruskan ciuman ciumanku pada bagian bawah cuping telinganya sebagai acara pembuka yg biasa ia sukai, namun saat itu ia malahan bereaksi sebaliknya. Ia malahan berusaha berkelit.

“ Papa aku mau mandi dulu!” protesnya seraya memutar badannya mengahadap kearahku.
“ Ayolah Sayang! Aku sudah kebelet banget nih! “ rajukku sedikit memaksa.
Istriku berusaha melepaskan diri lalu dengan cuwek bebek ia ngeloyor kekamar mandi meninggalkanku begitu saja.
“ Tadi Papa sudah janji nyarikan pemijat khan?” tagihnya.
Belum sempat aku menjawab ia sudah menyambung sebelum ia tutup pintu kamar mandi, “ selesai mandi aku mau pemijatnya sudah siap, Pa!”.

“ Ya,ya” Jawabku sedikit kesal juga karena ajakanku tdk diturutinya.
Kemudian kulangkahkan kaki menuju lobby hotel mencari info pemijat yg bisa aku sewa. Seorang receptionist perempuan menyambutku dengan sangat bersahabat.Dengan sangat ramah dan sopan ia menawarkan bantuan. Kujawab kalau aku lagi cari pemijat yg profesional untuk istriku.Perempuan itu menyodorkan sebuah album photo dan mempersilahkan aku untuk memilihnya.Kulihat album itu memuat belasan foto lelaki muda berpostur atletis. Aku sempat ragu lalu kusodorkan kembali pada gadis itu.

“ Jangan ragu pak! Cowoq cowoq pemijat kami dijamin professional! Pasti istri bapak akan puas” Ujarnya berusaha meyakinkanku.
“ Loh puas? Maksudnya?” gumamku penuh ketdkmengertian.
“ Belum pernah menyewa messureboy plus,kayak begini Pak?” sambung gadis itu dengan pandangan mata yg genit.
Aku menjawabnya dengan sebuah gelengan kepala.
“ Kalau gitu tdk ada salahnya mencoba pengalaman yg lebih mendebarkan, mengesankan dan tentunya menggairahkan, Pak! Jadikan ini sebuah kejutan buat istri bapak! Dijamin istri bapak akan senang.” Perempuan itu tiada henti memaksakan tawarannya.
“ Cowoq cowoq kami dijamin “bersih” Pak! Jangan kuatir” imbuhnya.
Aku jadi teringat kata kata istriku beberapa minggu saat kami nonton bokep.
“ Gimana rasanya di masukin k0ntol sepanjang itu ya Pa?”
“ Mestinya enak, Ma! Pingin nih?” godaku
“ kalau diijinin” Jawabnya sangat lirih dan ragu ragu.

Ketika kucoba shrare dengan beberapa temen dikantor, mereka pada menganjurkan mencoba soft swing dengan menyewa jasa pemijat pasutri, kebanyakan mereka sudah punya pengalaman dan istri istri mereka jadi tambah bergairah katanya. Kala itu advise mereka kuanggap keterlaluan masa aku sebagai suami bisa merelakan istriku ditiduri lelaki lain?.

Namun membayangkan sebuah pengalaman baru membuat pendirianku goyah juga akhirnya. Kuterima tawaran receptionist lady itu hitung hitung sebagai variasi demi membahagiakan istri sendiri sekaligus untuk membutikan omongan temen temen.Kutinggalkan lobby setelah kupilih seorang lelaki yg kuanggap memenuhi selera istri ku tercinta. Lelaki ganteng type bule dan berperawakan tinggi besar.
Ketika sampai dikamar kulihat istriku sudah selesai mandi dan sedang merias wajah didepan kaca rias, dengan hanya melilitkan sebuah handuk ditubuhnya yg sintal.Ia spontan menanyakan apa aku sudah dapat pemijatnya.Kujawab sudah

“ Papa milihin yg pijatannya enak khan? Tdk kasar.tapi kuat?”
“ Pasti!Yg lembut mainnya tapi kuat sodokannya,khan? aku paham koq seleramu, Mam! Pasti deh kamu puas”
“ Puas? Maksud Papa?” tanyanya sambil memelototkan mata tampak bingung.
“ Maksudku jadi lega gitu loh. Ma” kucoba memperhalus.

Kunyalakan tivi lalu memilih beberapa chanel yg ada sambilngobrol santai di sofa. Sekitar lima menit kemudian, terdengar pintu diketuk. Akupun bangkit. Seorang lelaki muda bertubuh tegap dengan tinggi sekitar seratus delapanpuluhan centi telah berdiri disana. Ia tersenyum sangat ramah dan sangat bersahabat. Wajah dan postur tubuhnya tdk berebeda jauh dengan fotonya tadi.

“ Malam Oom! Saya David… Massuerboy yg Oom pesan tadi” sapanya sopan.
“ Oh! Malam! Yuk Masuk!”
Lelaki itupun dengan sangat sopan melangkah masuk. Ia melaygkan pandangannya kearah istriku sembari melemparkan senyum.
“ Ini David, Mam! Pemijat yg Papa pesan” Kataku memperkenalkan setelah kami bergabung. Keduanya bersalaman dan David mencium tangan istriku dengan sangat mesra.

“ Senang sekali bisa bertemu bidadari sesexy dan secantik Anda” katanya mencoba menebar rayuan maut.
Istriku tersipu malu sekaligus bangga mendengar pujian dari lelaki ganteng yg belum dikenalnya. Wajah cantiknya merona merah. Ia melirik kearahku dengan tatapan bingung, seakan meminta penjelasan arti semua ini.
“ Malam ini kita coba variasi yg lain ya, Mam?” sahutku sembari mengerling penuh arti.
Istriku hanya bisa memandangiku dengan bengong.

“ Bagaimana Tante cantik? Apa bisa kita mulai pemijatan sekarang?” usul David menawarkan diri.
“ Ayolah Mam! Nikmati aja!” ujarku menyemangati sambil menarik tangannya lalu membimbingnya keranjang.
Istriku akhirnya mau merebahkan diri dan menelungkup diranjang dengan berbalut sebuah handuk mandi. Ia terus menatapku dengan tatapan yg sama. Kubelai belai rambutnya sambil mengatakan,
” it’s okey Dear! Let it be!”. Sampai ia mulai terlihat rilex.

David lebih dahulu menuangkan minyak khusus ditelapak tangannya lalu ia oleskan pada kedua tungkai kaki Istriku. Setelah terlumasi dengan sempurna David mulai memijit diawali dari telapak kaki. Dari olah tangannya, terlihat pemuda itu benar benar profesional. Kutanyakan bagaimana pijatan David,

“sangat enak” jawab istriku.
Tangan lelaki itu kini digeserkan semakin naik. Menjelajahi betis dan paha istriku yg mulus terawat.Sedang asyik asyiknya menonton, ponselku yg kuletakkan diatas meja rias menyalak. Mengagetkan dan sangat mengganggu. Dari big boss ternyata. Sialan bener! Masak dia tega bener menggaggu saat liburan seperti ini, omelku.
“ Sorry! Terpaksa gua telephone elu! proporsal pengajuan proyek “ Mega Dip” ( Maksudnya proyek pembangunan apartemen mewah di jalan Diponegoro )nya apa udah elu e mail ?”
“ Sudah pak! Sejak kamis lalu” Jawabku seraya melangkah keluar menuju ke teras balkon agar tdk mengganggu istriku.

Lebih dari seperempat jam kuhabiskan waktu berdikusi dengan big boss sampai beliau puas dengan keteranganku karena proyek yg sedang kami tangani saat itu memang bernilai sangat besar. Ketika aku kembali masuk kekamar, aku sempat merinding juga mendapati tubuh istriku yg telah dalam keadaan telanjang bulat dalam posisi telungkup sedang diurut urut tangan lelaki itu dibagian pundak dan punggungnya. Handuk yg tadi dililitkan ditubuhnya kini tampak tergolek begitu saja dikarpet seperti habis dilemparkan.

Sementara itu pemuda itupun telah melepas pakaiannya dan hanya menyisakan celana dalamnya saja. Lelaki itu kelihatan sangat terangsang menyaksikan kemolekan tubuh telanjang istriku yg sedang dipijitnya. Otot diselakangannya tampak menonjol dari balik celana dalamnya yg ketat dalam kondisi yg sudah sangat tegang. WOW! Sangat panjang barangkali delapanbelas sampai duapuluhan centi.

Kudengar istriku mulai mendesah pelan ketika tangan David mendarat pada bongkahan pantatnya. Tangan itu terus meremas remas dengan tehnik tertentu yg kelihatan sangat nyaman rasanya. Sesekali ia sengaja memplesetkan tangannya kebawah hingga menyentuh bibir kemaluan istriku. Berulang ulang itu dilakukannya sampai istriku harus mengangkat angkat pinggulnya saking geregetan. David benar benar pria yg ahli menstimulasi birahi wanita. Terdengar berulang ulang erangan nikmat Istriku sembari membenamkan muka dalam dalam pada bantal.
Suatu saat David memintanya berbalik. Istriku menurut saja dan tdk mempedulikan ke hadiranku lagi. Dirinya seperti terhipnotis dan menjadi begitu tunduk dibawah kekuasan lelaki itu.Ia terlentang dengan sangat pasrah. Nampakter seperti sedang menunggu pemuda itu meningkatkan level kenikmatan yg diberikanya. David mendaratkan telapak tangannya di seputar payudara istriku yg montok dan masih kencang. seksigo

“ Buahdada Tante sangat menggemaskan” Rayu David seraya memainkan jari jari ajaibnya.
Istriku mengulas senyum. Senyum penuh kebanggan saat mendengar pujian itu. Ia picingkan mata ketika telapak tangan David mulai merayap dan meratakan lotion kebuahdadanya yg membusung dan putingnya yg mulai mengeras.Sepasang bukit kembar itu terlihat menjadi semakin merangsang!.Jari jari David terus menari naik turun dan memutar mutar laksana pemain iceketting yg tengah meluncur luncur diatas hamparan es yg licin.

Pemuda itu benar benar ahli dan sangat menguasai. Istriku memejam kan mata, mendongakkan kepala, dan mengangakan mulutnya. Ia sangat menikmati setiap sentuhan David.Kini tangan lelaki itu bergerak turun melintas diperut lalu bulu bulu lebat didaerah segitiga dan daerah lipatan paha. Istriku semakin kelonjotan didera birahi yg dahsyat. Ia menggerinjalkan badannya sembari melenguh nikmat setiap kali jari nakal David meraba bibir memeknya.

Berkecamuk dalam diriku antara perasaan cemburu dan nafsu. Disuatu saat aku ingin menghentikannya namun disaat lain aku lebih suka menonton. Namun setiap kali kulihat ekspresi kenikmatan istriku, rasa cemburu dan tdk nyaman itu berangsur berubah. Aku sebagai suami merasa bisa memberinya kebahagian yg sangat istimewa. Apalagi saat mendengar setiap desahan erotisnya yg sungguh merangsang kelelakianku membuat aku lebih memilih ikut menikmatinya.

Suatu saat saking tdk tahan lagi oleh dorongan nafsu sexual dalam dirinya,istriku nekad menjulurkan tangan meraih kepala David lalu ditariknya kebawah menuju selakangannya yg telah dibuka lebar lebar.

“ Sekarang cumbuin aku, Viiddd!” pintanya dengan suara yg gemetaran menahan gairah yg siap meledak kapanpun.
Liang memeknya terlihat sangat basah dipenuhi lendir asmara. Bibir memeknya telah merekah bak kuncup bunga yg sedang mekar. David langsung menjawab undangan cinta Istriku.Ia benamkan muka diselakangannya. Mengendus enduskan sejenak ujung hidung mancungnya pada bulu bulu kemaluan istriku yg dibiarkan tumbuh lebat.

David menjulurkan lidah kemudian mulai melumat liang berlendir itu. Istriku menggelinjang gelinjang bak cacing kepanasan disertai desahan desahan yg membangkitkan nafsu. Ia benar benar sedang mabuk birahi.Kuputuskan untuk ikut bergabung dengan menghampirinya.Kubenamkan wajah pada belahan buahdadanya yg membusung. Kuciumi dan kujilati dengan penuh nafsu.
“ Vid.Oh! Vid! Masuki aku sekarangg!” seru Istriku.

David langsung bereaksi. Ia tarik lepas celana dalamnya mengeluarkan magnum laras panjangnya lalu mengarahkan keliang syahwat Istriku yg sudah menunggu untuk dimasukinya. Ia dorong hingga terbenam seluruhnya,
“ BLESH!”.Istriku memiawik!.

David mulai dengan tusukan tusukan yg perlahan tapi dalam.terus menerus menyodok tonjolan G spotnya dalam irama yg tetap. Aku masih mengulum dan menghisapi puttingsusunya. Sesekali kugigit gigit lembut. Serangan kami berdua benar benar efektif. Istriku tampak semakin tergiring mendekati puncak tertingginya. Mendadak David mempercepat dan memperkuat sodokannya. Istriku menggelinjang gelinjang histeris hingga kedua buahdadanya ikut terpental pental naik turun.
Sampai akhirnya,Istriku menjerit panjang ketika mencapai klimaks.

Setelah mereda David mencoba memanaskan kembali gairah Istirku dengan menjilati memeknya Sementara itu aku sudah sedemikianterangsang. Kubuka celana lalu kusodorkan batang kemaluanku yg sudah sangat tegang kemulut Istirku.Ia menyambutnya dengan sangat bergairah lebih dari biasanya. Ia jilati seluruhnya dengan sangat mesra. Kemudian ia mulai masukkan kedalam mulutnya. Kupejamkan mataku ketika ia mulai mengeluar masukkan sambil menyedot dengan kuat.

Gairah Istirku telah menyala kembali. Ia meminta David menyetubuhinya lagi sementara mulutnya masih mengulum batang kemaluan ku.David langsung menyerbu dengan sodokan sodokan yg kuat dan cepat. Saking semangatnya hingga kantung zakarnya menepuk nepuk selakangan Istriku dan menimbulkan bunyi yg cukup keras:

“ Plok! PLok! Plok!”.
Selang beberapa menit tubuh Istriku terasa mengejang. Perutnya tampak bergetar hebat. Dan lewat sebuah pekikan panjang ia sambut klimaks keduanya. Matanya terbeliak beliak seperti sedang tersengat berjuta juta volt kenikmatan.

Sejenak kemudian ketegangannya mereda. David turun dari tubuh Istriku k0ntolnya masih tampak menegang dan belum ejakulasi. Ia memberiku giliran untuk menyetubuhi Istriku yg cantik. Kurengkuh tubuhnya lalu kutelentangkan ditepi ranjang. Kurentangkan kedua kakinya lebar lebar hingga tampak liang syahwatnya yg melongo sehabis dijejali kemaluan David.Sisa sisa lendir orgasmenya yg berwara putih kental meleleh di bawah celah itu. Persis seperti setangkup burger bermayonness. Pemandangan itu membangkitkan rasa lapar birahiku. Dengan gemas kulesakkan batang kemaluanku kedalam liang kenikmatannya,Kemudian kukayuh pinggul maju mundur dengan kuat dan tempo yg cepat.

Sementara itu David telah menempatkan dirinya disamping Istriku dan menyodorkan batang kemaluannya.Istriku meraup dengan sepontan dan menyambutnya dengan jilatan jilatan yg rakus. David mengulurkan tangannya kearah selakangan Istirku. Ia gunakan jari tengahnya untuk menggesek kelentit Istriku sementara aku menggejot liangnya penuh nafsu. Istriku melengkungkan punggungnya penuh rasa nikmat. Berulang ulang ia mengerang memintaku agar memperkuat tusukanku dan meminta David mempercepat gosokannya. Istriku mengejankan tubuhnya disertai jeritan penuh kepuasan. Dinding dinding dalam memeknya terasa mencengkeram kuat kuat batang kemaluanku!. Beberapa detik,sampai lendir orgasmenya memancar keluar dan membasahi seluruh batang kemaluan ku.

Kami berganti posisi lagi. Aku duduk ditepi ranjang sementara istriku membungkuk tepat di depanku dan menggenggam erat batang kemaluanku. Ia menjilat, mengulum, menghisap dan menggosoknya dengan cepat. David menghampiri pinggul istriku yg dalam posisimenungging menghadap kearahnya. Matanya melotot menatap bongkahan indah memek yg menyembul tepat dibawah belahan pantat sembari tak henti hentinya memuji muji keindahannya.Ia merendahkan tubuhnya lalu melumat memek Istriku dari belakang.

Setelah memastikan segalanya siap,David kembali memasuki memek Istri ku dari arah belakang. Ia membombardir dengan tusukan tusukan yg kuat dan sangat cepat. Kuselipkan tangan pada selakangan Istriku menggelitik kelentitnya.Laras memeluk pinggangku dengan kuat sambil membenamkan mukanya diselakanganku setiap kali David menghujamkan sedalam mungkin k0ntol panjangnya.Batang kemaluanku yg ada dalam kuluman mulut istriku terperosok lebih dalam hingga menyentuh pangkal lidahnya setiap kali David mendorong kuat kedepan.
Dan suatu kali kembali Laras mengejang!. Sedangkan David masih terus menyerbunya dengan ganas. Laras menjerit sejadi jadinya sambil mengangkat pinggulnya saat dirinya dilecut orgasme yg keempat.Hampir bersamaan terdengar lenguhan keras David. Ia hujam kan k0ntolnya sedalam mungkin menjelang ejakulasi. Selanjutnya dengan sangat cepat ia cabut, menggenggamnya lalu memuntahkan spermanya pada celah pantat Istriku sambil menggeram bak seekor gorilla jantan.

Laras dengan sangat lahap kembali mengulum batang kemaluanku yg masih ada dalam gengamannya. Sedotan dan jilatannya yg ahli memojokkan dan memaksaku untuk segera menyerah. Tangannya kini ikut mengocok dengan sangat cepat Ia merancapiku semakin cepat. menghisap semakin kuat!.Sampai akhirnya ujung k0ntolku menggeliat geliat!. Berkelonjotan sebentar kemudian menyemburlah cairan kejantananku berulangkali dalam mulutnya. Kupejamkan mata sambil menggeram saat kurasakan Istriku menyedot setiap pancaran maniku. Luar biasa!.

Setelah mereda kami bertiga menuju kamar mandi untuk membersihkan diri sambil berendam di bathtube yg sudah kami isi dengan air hangat. Laras bergelayut manja dipangkuan David sedang aku duduk diseberang mereka. Sembari berendam kulihat mulut David tdk mau lepas dari payudara Istriku. Lelaki itu agaknya sangat terobsesi dengan keseksian tubuh Istriku dan terus ingin menikmatinya mumpung diberi kesempatan. Istriku membiarkannya bahkan tampak sangat menikmati. Kini keduanya tengah terlibat adu bibir saling memagut dan saling menjilat penuh hasrat.

Sementara itu tangan David tanpa henti meremasipayu daranya. Dengan posisi seperti itu memaksa Laras menunggingkan pinggulnya. Tepat menghadap kearahku. .Dapat kulihat celah memeknya yg sangat menggoda. Merekah dan basah mengkilat oleh lendir. Kubasahi sebuah jari tengahku dengan ludah lalu kugelitiki kelen titnya lewat bongkahan pantatnya. Lendir birahi semakin banyak meleleh keluar membanjiri celah itu pertanda siap dimasuki.

Dengan nada yg sangat manja ia memintaku untuk menyetubuhinya dari belakang. Kubimbing batang kemaluanku lalu kumasuki liang syurganya,sementara Istriku masih asyik berciuman dengan David.Istriku langsung mendesah erotis saat kugerakkan k0ntolku keluar masuk. Memeknya memang terasa sangat nikmat tdk berubah sejak pernikahan kami beberapa tahun lalu. Bahkan menjadi lebih nikmat dalam posisi doggy style seperti itu. Namun aku tdk mau cepat selesai dan cepat cepat ejakulasi, sehingga kuputuskan untuk menarik tubuh Istriku keujung bak tanpa melepas batang kemaluanku dari memeknya. Aku duduk dibawah sedang ia mengangkang diatas dalam posisi membelakangi .

Ia kini yg aktif menggali kenikmatan dengan menggerakkan pinggulnya naik turun dengan giat. Kupegang kedua pinggangnya dengan mantap untuk menjaga kesetabilan dirinya yg terus bergerak dengan sangat liar diatas pangkuanku. David memilih menghisapi putingsusu Istriku dengan mulut dan menggelitiki kelentitnya dengan jari. Aku dan istriku terus saling mem bagi kenikmatan. sampai terdengar kembali jeritan kepuasan Istriku yg segera kususul dengan pancaran dahsyat didalam himpitan liang yg sarat dengan kenikmatan itu.
“ Creet! Creet! Creet!” sangat banyak yg kumuntahkan hingga meleleh keluar dari celah memeknya.

Setelah selesai David membantu membersihkan bagian intim Istriku dengan air bak yg hangat kemudian ia angkat tubuh bugil itu menuju kamar tidur sementara aku mengganti air bak dengan air baru lalu kupakai berendam untuk menyegarkan keletihanku. Kunikmati benar saat air hangat itu merayap keseluruh permukaan kulitku dan membuka simpul simpul keletihanku. Sayup sayup kudengar rintihan erotis Istriku.
Sialan! Rupanya David tak mau merelkankan tubuh Istriku menganggur barang sejenak pun mumpung dikasi kesempatan dan dibayar lagi.
Read More

Social Profiles

Twitter Facebook Google Plus LinkedIn RSS Feed Email Pinterest
image image image image SensusQQ SITUS BANDARQ ADUQ DOMINOQQ ONLINE TERPERCAYA 2017

Popular Posts

Powered by Blogger.

Copyright © BUNGAQQ | Powered by Blogger
Design by Lizard Themes | Blogger Theme by Lasantha - PremiumBloggerTemplates.com