Tuesday, August 23, 2016

BERCINTA DENGAN TANTE


Riuh nada mesin judi di sebuah ruang di Jakarta Barat menyergapku dikala saya memasuki tempat yg lumayan luas & Ber-AC kencang. Sesudah sekian banyak waktu berkeliling saya menemukan suatu mesin yg kosong & lumayan menarik minatku utk coba.

Kepada awalnya saya tak demikian memperhatikan sekelilingku, sesudah sekian banyak diwaktu saya menoleh ke samping kiriku & menyaksikan seseorang perempuan yg dalam taksiranku berumur seputar 32-36 th (terhadap hasilnya saya tahu bahwa dirinya nyatanya sudah berumur 42 th) & saya merasa nyaman sebab usiaku terhadap ketika itu pula 32 th. Sesudah sekian banyak waktu kami saling menyapa sekedarnya, beliau menghembuskan rokoknya dgn muka muram. Saya selanjutnya iseng mengajaknya.


“Kita makan ke luar yuk, soalnya hri ini peruntunganku tidak baik, dari tadi kalah terus”.

Beliau cuma tersenyum simpul & dingin sambil mengacuhkan saya. Setelah Itu beliau berpindah ruang bersama satu orang wanita lain yg nyata-nyatanya terhadap hasilnya saya tahu bahwa ia yaitu adiknya dari lain ibu. Sesudah sekian banyak lama, saya memutuskan buat pulang dgn duit yg cuma tersisa Rupiah 500 ribu di kantong. Kepada disaat saya melangkah ke luar, saya melintasi beliau & tanya lagi..

“Mau makan bareng?” ia terdiam sekian banyak disaat & dulu berbisik dgn adiknya.
“Mau makan kemana?” tanyanya kembali kepada hasilnya.
“Nanti mudah kita cari yg anda suka” jawabku.



Ia bangun dari mesin Mickey Mouse itu & ikut bersamaku ke luar ruang menuju lokasi parkir mobil. Hingga disaat itu saya belum mampu menyaksikan wajah & wujud tubuhnya sampai di ruangan parkir mobil. Kala memasuki mobilku, saya memandang sosok badan semampai seputar 157 centimeter dgn berat 45 kg, anggun namun penuh kemuraman di wajahnya.

Dikala ke luar dari area, sama sekali tak terbersit saya dapat mengalami sebuah love affair yg dahsyat & bakal menciptakan sebuah perubahan dalam jiwaku. Mobil konsisten melaju & kami masih saling terdiam hingga saya coba mengarahkan mobilku ke satu buah motel di kawasan Jakarta Utara, di mana mobil sanggup serta-merta masuk ke dalam garasi yg sedia di tiap kamar motel tersebut. Kepada diwaktu saya memasuki motel tersebut dirinya dgn dinginnya bicara..

“Memangnya di sini ada makanan?” Saya pass panik bersama nadanya yg datar, tak terkesan takut tak pun suka.
“Aku ingin ngobrol sama anda di sini” jawabku.
“Apa nggak ada lokasi lain yg lebih sanggup untuk ngobrol?”, tanyanya.
“Kalau anda keberatan nggak pa-pa, kita ke luar lagi dari sini” jawabku.
“Nggak usah, kita telah hingga, ya telah kita turun”.

Jantungku mulai sejak berdegup. Apa ia tahu maksudku?, tanyaku dalam hati. Kami turun & saya membayar sewa kamar utk 6 jam tersebut. Di dalam kamar saya memperhatikan keanggunan beliau, bertubuh langsing, rambut tebal terikat ke belakang & ditambah wangi parfum yg mahal & wajah yg dingin. Dirinya cuma menyedot rokoknya dgn slow & bicara menyindirku..

“Kita ingin pesan makanan atau ingin saling lihat-lihatan di kamar ini?”

Saya bangkit & terjadi menghampiri lokasi duduknya & mendekatkan wajahku ke wajahnya, selanjutnya saya mencium pipinya halus & berbisik..

“Jangan bertanya mengapa saya mengambil anda ke sini, namun bertanya hatimu mengapa anda ingin saya ajak ke sini?” Ia menatapku tajam dgn mata yg di setelah itu hri jadi mata yg saya cintai & bicara..
“Kamu lumayan punyai nyali ya? Belum kenal, belum tahu nama, telah main-main bawa ke kamar. Apa ini kebiasaanmu?” Saya terdiam & & mundur menjauh.
“Kalau ya mengapa & bila ini baru mula-mula mengapa?” Ia bangkit menuju kamar mandi seraya berbicara..
“Aku ingin kita pulang” dulu dirinya memasuki kamar mandi. Saya cuma mampu termenung & memutuskan buat pulang. Pintu kamar mandi terbuka & dirinya ke luar, ada sesuatu yg mempesonaku diwaktu dia ke luar bersama rambut terurai seraya bicara..
“Ayo pulang, saya tidak akan ditipu sama anak seperti kamu”



Tiba-tiba entah dari mana keberanian itu, saya memeluk ia & cobalah menciumnya. Terhadap awalnya beliau agak berontak tetapi hasilnya berdiam pasif & dingin. Bibirnya cuma diam & terkatup. Bibirku mencari celah rongga bibirnya & lidahku cobalah memasuki bibirnya. Perlahan namun tentu saya mampu memasuki bibirnya & menemukan lidah yg kucari.

Kepada awal lidahku sukses meraih lidahnya, tubuhnya agak tergetar namun diam kembali. Perlahan tetapi tentu saya menyedot lidahnya berputar perlahan & menikmati tiap-tiap lekuk dari bibir & lidah yg kurasa nikmat itu. Tidak Dengan kusadari, saya mendorong dirinya rebah ke ranjang. Lidahku mencari lidahnya ke luar masuk, berputar & kusedot bersama perlahan.

Nafasnya sejak mulai tersengal, tanganku sejak mulai meraba dadanya & menemukan buah dada yg demikian kenyal (dalam umur 42 th, masihlah seperti perawan 20 thn). Lidahku merayap ke belakang telinganya & menciumnya bersama birahi yg bergelora, tanganku kesusahan terhubung pakaiannya maka saya bangkit & coba mengakses bajunya. Dirinya memegang tanganku & matanya menatapku tajam dulu sekian banyak detik terdiam & setelah itu beliau berbicara..

“Biar saya sendiri yg buka, saya takut anda merobek pakaian ini”.

Jantungku berdebar keras terhadap dikala dia mengakses pakaiannya satu persatu. Terhadap ketika baju atasnya terbuka, saya menonton buah dada berukuran 34B dibalut bersama BH sutra tidak tebal yg mewah sekali. Setelah Itu Dia mengakses rok panjang yg dirinya pakai & terpampanglah sesosok badan yg sempurna di mana pinggul & pantatnya yg demikian montok & berisi dibalut oleh satu buah g-string warna hitam sewarna dgn BH-nya.

Nafasku memburu, kejantananku mengeras di balik celana panjangku & lumayan menyakitiku maka saya serta-merta terhubung kemeja & celanaku & cuma tinggal mengenakan CD warna hitam. Dirinya melihatku & wajahnya agak beralih menonton CD yg saya kenakan sewarna & pula semi g-string. Tidak Dengan membuang diwaktu, saya menghampirinya & bersama keahlianku, dgn sekali sentak, BH-nya terbuka.

“Kamu kayanya ahli terhubung BH wanita yah?” (Ucapannya itu yg hingga kala kami terakhir dgn pula senantiasa diucapkan olehnya).

Bersama sudah terlepasnya BH-nya, saya menemukan sepasang bukit kenyal yg semestinya jadi milik anak perawan berumur 20 tahunan & bukan milik seseorang perempuan berumur 42 th bersama 3 anak & 2 cucu. Tidak Dengan membuang kala, mulutku mencari puting susunya & menyedotnya lama & lembut, di dalam aktivitas lidahku yg dengan cara perlahan berangsur serentak & bertambah keras, saya merasa putingnya mengeras & membuatku menggigit mesra & lembut sampai terdengar rintihan halus dari bibirnya.

Dalam posisi berdiri itu, saya menengadahkan wajahku tidak dengan sedikit serta melepas puting yg waktu ini sudah kugigit-gigit bersama bersama gemas & kusedot hingga setengah buah dadanya masuk dalam lahapanku yg penuh nafsu berahi. Kulihat seraut wajah itu terpejam sambil menggigit bibir seraya merintih halus seakan tak rela desahan nafsu terlontar dari bibirnya.

Saya merebahkan tubuhnya & mulutku berpindah dari buah dada yg satu ke yg buah dada yg yang lain. Barangku mengeras & menempel di pahanya yg mulus, bergesek liar menambah api birahi yg membakarku. Mulutku meninggalkan payudaranya & turun menelusuri perutnya yg rata tak berlemak, saya mencium belahan dalam pahanya yg terbalut g-string yg sexy sekali.

Mulutku tetap menuruni pahanya ke arah lutut & betisnya. Mulutku mencari tiap-tiap jari kakinya & menciumnya sambil menggigit perlahan & berpindah ke kaki yg yang lain. Sesudah sekian banyak kali saya ulangi, mulutku mencari lututnya & menciuminya dari seluruhnya arah baik dalam ataupun luar sampai tubuhnya menggelinjang hebat & ia coba melepaskan pahanya dari mulutku, tetapi tanganku menahan pinggulnya & lidahku bergerak liar menelusuri permukaan g-string yg menutupi celah yg saya dambakan. Lidahku menyapu permukaan g-string & mencari celah buat menyelinap. Bersama sedikit kegiatan jariku, lidahku menyapu kelentitnya sampai ia mengerang sambil berdiri dari posisi tidur, dulu bicara..



“Aku buka dahulu CD-ku, saya takut anda menggigit & merobek CD ini”, ujarnya dulu beliau mengangkat sedikit pinggulnya & menarik turun CD-nya.

Saya cuma tersenyum mendengar perkataannya dikarenakan saya tahu bahwa beliau memanfaatkan diwaktu terhubung CD-nya buat mengatur nafas yg sudah hingga di ujung birahinya. Tidak Dengan membuang disaat, demikian CD-nya sudah terlepas, saya serta-merta saja membenamkan wajahku ditengah lubang kenikmatannya, namun beliau menggelinjang & menahan wajahku sambil bicara..

“Kamu nggak adil, anda sendiri belum di buka!”

Saya cuma tersenyum menyaksikan wajah yg elegan & seksi di mataku itu tengah tersengal-sengal cobalah mengatur nafasnya. Saya bangkit & mundur sedikit sambil tanganku mengakses CD semi g-stringku di hadapannya pelan-pelan. Matanya tak berkedip menonton kejantananku yg berukuran 17 centimeter bersama urat-urat pembungkusnya sudah tegak mengeras & membundar di depan matanya.

Tanganku mengelus kepala helm kejantanananku & dengan cara tiba-tiba, kepada disaat beliau sedang menyaksikan kejantananku saya menyentakkan ke-2 kakinya maka beliau telentang & berjongkok & bersama secepat kilat meletakkan bibirku terhadap bibir vaginanya. Sebelum tangannya pernah mencapai kepalaku & menolaknya lagi, lidahku telah menjilat belahan vaginanya bersama jilatan panjang.

Tubuhnya bergetar & mulutnya melenguh panjang. Demikian mencapai kelentitnya, saya segera mengunyahnya dengan cara halus & panjang sampai ruang kamar ini dipenuhi oleh rintihan & lenguhan birahi yg membuatku kesetanan sebab terhadap tiap-tiap rintihannya saya makin terbakar nafsu & kejantananku makin mengeras & berdenyut mencari ruang buat menjepitnya.

Lidahku makin lincah & makin rajin ke luar masuk goa kenikmatannya. Tangannya mencengkeram kepalaku & menarik rambutku sambil konsisten merintih keras. Lidahku bergerak segera & kadang lambat namun menggesek kasar di celah goa kenikmatannya.

“Stop.., ampun, saya mohon stop jangan sampai untuk saya menjadi gila!!”, pintanya bersama setengah berteriak. Saya tak mempedulikannya & tetap mencengkram ke-2 pahanya yg melingkari leherku.

Sekian Banyak detik seterusnya saya merasa pinggulnya terangkat & mengejang. Saya tahu dirinya dapat mencapai klimaksnya. Saya menahan pinggulnya & lidahku mencari kelentitnya & kembali saya mengunyahnya bersama lembut namun bertenaga sampai saya merasa kepalaku dijepit oleh ke-2 pahanya, rambutku dijambak sekeras-kerasnya olehnya & keluarlah rintihan panjangnya diikuti keluarnya satu buah cairan yg amat sangat saya sukai.

“Ahh, shit, shit anda gilaa!!” Setelah Itu kusaksikan satu buah pemandangan yg menciptakan birahiku menggelora. Wajah yg penuh dgn keringat, mata terpejam, rambut yg berantakan menutupi wajahnya & nafas yg tersengal-sengal.

Dalam sekian banyak detik sesudah saya puas menjilati cairan kenikmatannya, saya bangkit & mengakses pahanya & menaikkan ke-2 kakinya ke pundakku, dgn posisi begitu saya mempunyai posisi yg paling ideal buat memasukkan kejantananku sedalam-dalamnya ke goa kenikmatan yg sudah bergelimang cairan birahinya. Saya sejak mulai meletakkan kepala penisku & menggosoknya pelan-pelan. Sesudah siap, saya mendorong kepala penisku memasuki gerbang kenikmatan tersebut.

Terhadap ketika kepala penisku yg lumayan gede(seluruhnya perempuan yg sempat merasakan kejantananku senantiasa mengemukakan kepala penisku lebih akbar di bandingkan ukuran normal) memasuki lubang tersebut, ia cuma mampu merintih pelan. Saya menahan sebatas kepalanya tertelan oleh leher vaginanya & berdiam sekian banyak ketika. Saya mulai sejak mendorong hingga setengah batangku menggesek pelan & terasa nikmat sekali, setelah itu menarik kembali sebatas leher helm kejantananku & mendorongnya pelan kembali menembusnya hingga setengah panjang batangku.

Saya melakukannya tatkala lebih kurang sepuluh kali & saya agak menekan ke-2 kakinya mengangkang & membukanya lebar sambil kutekan sekuat tenaga namun lembut & terhadap waktu saya mencapai batas terdalam & menemukan daging kenikmatan yg menggesek kepala helm kejantananku, detik itu serta tangannya menyambar kepalaku & menarik kepalaku utk mencari bibirku & menciumnya liar sekali.


Saya mendiamkan kondisi ini sekian banyak ketika & saya merasa sebuah cairan nikmat hangat merembes dari dalam vaginanya, beliau dua kali ke luar, pikirku. Sambil masihlah berciuman saya menarik batangku sebatas helm yg terjepit erat oleh otot cincin vaginanya & mendorong kembali sedalam-dalamnya sambil memberatkan semua tubuhku ke pinggangku & kembali menemukan kenikmatan gesekan seluruhnya batangku bergesekan bersama dinding vaginanya yg mencengkeram erat hingga kepala penisku menggesek kasar daging menonjol dalam vaginanya & beliau merintih panjang & menyedot lidahku kuat-kuat.

Tiba-tiba terhadap waktu posisi terdalam itu beliau menarik leherku & menaikkan pantatnya & menggoyangnya pelan tetapi ditekan sedalam-dalamnya sampai saya terlontar ke sorga ketujuh. Putarannya demikian pelan namun menekan dalam maka kepala penisku terasa digosokkan keseluruhan dgn daging dalam vaginanya sambil semua batangku diremas-remas oleh otot dinding vaginanya.

& tiba-tiba dia merintih keras sambil mencakarku keras & memedihkan punggungku. Ia terlontar melepaskan pelukannya kepada leherku sambil pahanya masihlah tersangkut di pundakku. Dulu dirinya tergeletak tersengal-sengal & saya merasa kembali cairan hangat merembes ke luar dari vaginanya. Saya telah hingga di ujung nafsuku & saya mencabut kejantananku sambil membalikkannya terhadap posisi telungkup. Saya menaikkan pinggul & pantatnya dalam posisi doggie style meskipun kulihat dirinya telah kehabisan tenaga.

Sesudah posisinya cocok, saya mendorong kejantananku amblas dalam sebuah sentakan keras & beliau merintih sambil tangannya meremas sprei di bawahnya. Di kaca gede yg disediakan di kamar ini saya sanggup menonton kejantananku ke luar masuk dgn satu buah sentakan keras namun dalam irama lambat. Kepalanya yg menunduk disertai rambut yg terurai lebat membuatku serasa berada di awan birahi & tiba-tiba saya merasa beliau menggerakkan pinggulnya mendorong balik tiap-tiap gerakanku ditambah kegiatan memutar keras sampai kepala kejantananku seperti diremas-remas hangat & ketat & digesekan sekerasnya dgn daging di dalam vaginanya.

Agak lama kami melaksanakan ini hingga kepala penisku terasa agak panas, denyut kenikamatan yg amat luar biasa saya rasakan tiap-tiap saya menggesek ke luar & masuk lubang itu. Saya semakin dalam mendorong ditingkahi rintihannya yg makin keras & saya merasa denyut batang kejantananku merambat ke arah kepala penisku & otot vaginanya mengimbangi bersama denyutan lembut yg makin langsung.

Tuhan, saya belum sempat mengalami kenikmatan seperti ini, demikian lembut tetapi amat terasa dalam tiap-tiap gesekan & tekanan, batinku berbisik di ambang ledakan kenikmatan diriku. & terhadap tekanan terakhir saya mencengkeram pinggulnya & mendorong sekuat-kuatnya dibalas dgn dorongan balik oleh pinggulnya, srett, srett, srett semburan demi semburan saya menumpahkan seluruh birahi yg terkumpul sejak tadi dalam lubang kenikmatannya & disusul denyutan keras dinding vaginanya & tangannya mencari pahaku buat dicakar sekeras-kerasnya.


Dalam sekian banyak dikala saya merasa tulangku dilolosi seluruh & mataku terpejam menikmati detik-detik ketika saya mengeluarkan semua cairan kenikmatan di dalam lubang surgawi yg sedang saya masuki ini. Kepalaku berdenyut keras seiring tiap-tiap semburan yg saya keluarkan. Sesudah itu badai itu mulai sejak mereda meskipun dalam posisi diam tak bergerak namun tiap-tiap otot kami berdua bekerja di luar kehendak & berdenyut keras hingga pelan-pelan melambat. Sesudah saya mengakses mata, perlahan-lahan saya mencabut batangku yg tetap mengeras & tubuhnya segera tergeletak lemas seakan pingsan. Saya merebahkan tubuhku di sampingnya & memejamkan mata.

Saya menyaksikan hp yg tergeletak di samping ranjang & melirik jam, 1 jam 20 menit sejak saya menunggu beliau ke luar dari kamar mandi & memutuskan buat pulang. Sejam lebih kami bergulat dalam lautan birahi!! Saya cobalah menonton lagi & menentukan bahwa saya tak salah menyaksikan jam. Saya melirik ke arahnya & menonton sepasang bola mata yg menatapku tajam.

“Jam anda pukul berapa waktu ini?” saya tanya.
“23.45”, jawabnya sambil menyaksikan kamnya.

Persis seperti jamku & berarti benar kami sudah berenang dalam lautan asmara sejam lebih. Ia pula tersentak & melirikku diam & saya mengangguk, dulu beliau memejamkan mata sambil bicara..

“Oh tuhan, gila! Ini nggak kemungkinan tatkala ini”

Sesudah sekian banyak waktu, saya membawa handuk bersih & saya selimutkan ke tubuhnya & saya terhubung dua botol minuman complimentary utk diminum dgn. Sesudah sekian banyak dikala dirinya bangkit menuju kamar mandi & saya memejamkan mataku lagi, tergolek memulihkan tenagaku yg terkuras habis. Dalam sekian banyak ketika saya terhubung mata & saya menemukan beliau telah berpakaian rapi duduk di kursi & memandangiku bersama seribu arti. Saya melirik jam & telah melalui 40 menit, nyata-nyatanya saya tertidur, saya tanya..

“Kenapa anda nggak bangunkan saya?”.
“Aku perhatikan anda tidur nyenyak sekali, menjadi saya nggak tega membangunkan kamu”. Suara yg lembut & hangat terdengar berlainan kepada dikala kami memasuki kamar ini.

Saya masuk ke kamar mandi & mandi. Sesudah rapi saya ke luar & menyalakan rokok & terus tak tahu mesti berkata apa bersama perempuan yg namanya juga belum saya kenal namun merasakan percintaan terdahsyat selagi hidupku. Ia menonton jamnya & berbicara..

“Ayo kita pulang, saya mesti kerja”. Saya cuma terdiam & beranjak bertolak.
“Kamu ingin pulang kemana?”, tanyaku.
“Cukup anda antar ke area kita bertemu”, jawabnya.
“Aku ingin tahu rumahmu”, ujarku.
“Belum saatnya anda tahu lebih lanjut menyangkut aku”.

Dulu saya mengambil mobilku membelah tengah malam menuju ke ruang kami berjumpa. Hingga terhadap ruangan kami berjumpa, saya tanya..


“Boleh saya minta nomer teleponmu?” ia cuma tersenyum sekian banyak waktu & itulah yg membuatku jatuh cinta di dikala wajahnya tak lagi diliputi kesedihan & berseri ceria.
“Kamu bahkan belum bertanya namaku, telah bertanya teleponku”. Saya tertawa malu.
“Boleh saya tahu namamu?”
“Natalie”, beliau menjulurkan tangannya & bicara lembut.
“Justin”, balasku. Sesudah itu beliau memberikan No. HP-nya & menghilang ke dalam gedung perjudian tersebut.

Saya menjalankan mobilku ke luar dari gedung tersebut & berikhtiar melupakan seluruh itu yg berlangsung seperti mimpi. Namun ini yaitu satu buah awal dari kejadian yg teramat dalam menggores hatiku seterusnya.


BUNGAQQ.COM BandarQ | ADUQ | DOMINOQQ ONLINE TERPERCAYA Indonesia. Kami juga menyediakan costumer servis yang siap melayani anda selama 24 jam penuh. 

Minimal Deposit Rp 20.000
Minimal WD Rp 50.0000
Proses depo wd akan kami proses dalam waktu kurang dari 2 menit, kecuali bank yang bersangkutan sedang gangguan.

Kami juga menyediakan bonus menarik yang lain :
- BONUS CASHBACK 0.5% yang dibagikan setiap hari selasa dengan minimal Turnover 1jt
- BONUS REFERAL 20%

Kami menyediakan 6 games yang bisa dimainkan dalam 1 id
-Poker
-AduQ
-DominoQQ
-Capsa Susun
-BandarQ
-Bandar Poker

Kami juga menyediakan hadiah jackpot dengan total hadiah ratusan juta rupiah.

Kami Menyediakan 5 bank yang siap melayani anda yang diantaranya : 
BCA, MANDIRI, BNI, BRI, dan DANAMON 

Transaksi dapat dilakukan selama bank online.
Untuk info lebih lanjut silakan hubungi kami di 
BBM : 7B16CAB4
YM : qqbungaqq@yahoo.com

Untuk Pendaftaran Langsung saja klik : http://goo.gl/dSOKDX

0 comments:

Post a Comment

Social Profiles

Twitter Facebook Google Plus LinkedIn RSS Feed Email Pinterest
image image image image SensusQQ SITUS BANDARQ ADUQ DOMINOQQ ONLINE TERPERCAYA 2017

Popular Posts

Powered by Blogger.

Copyright © BUNGAQQ | Powered by Blogger
Design by Lizard Themes | Blogger Theme by Lasantha - PremiumBloggerTemplates.com